Pasar Jaya Sediakan Bahan Baku Murah Bagi Jakpreneur

KBRN, Jakarta : Perumda Pasar Jaya sebagai badan usaha milik Pemerintah Provinsi DKI Jakarta selalu berupaya menyediakan berbagai kebutuhan pangan murah bagi warga.

Hal ini dilakukan dengan berbagai kerjasama, baik dengan berbagai dinas dan juga dengan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) lainnya yang ada di Pemprov DKI Jakarta.

Salah satu bentuk upaya kerjasama guna mendukung para pelaku usaha kecil menengah (UKM) adalah dengan kolaborasi antara Dinas PPKUKM dan Perumda Pasar Jaya.

Program pemberdayaan UMKM di DKI Jakarta yang Bertajuk “Close loop Pembelian Bahan Baku Murah Bagi Kesejahteraan Jakpreneur” ini adalah Program Pembinaan dan Pemberdayaan UMKM dalam rangka menaikkan perekonomian para pelaku usaha binaan Pemprov DKI Jakarta.

Direktur Utama Perumda Pasar Jaya, Arief Nasrudin menyatakan pihaknya selalu berusaha menyediakan berbagai bahan baku pangan dengan harga terjangkau kepada masyarakat. Hal ini dilakukan sebagai kontrol inflasi harga berbagai kebutuhan pangan sehingga tidak adanya lonjakan.

Nantinya, kata Arief, para Jakpreneur akan dengan mudah mengakses bahan baku murah yang disiapkan oleh Perumda Pasar Jaya melalui Mini DC sebanyak 51 gerai, Jak Grosir sebanyak 4 gerai dan Jakmart sebanyak 34 gerai yang ada di masing-masing Wilayah DKI Jakarta.

“Setiap triwulan memang ditargetkan ada sebanyak 250 UMKM binaan yang dapat menerima manfaat tersebut, ini adalah bentuk peran aktif pemerintah untuk terus melakukan pemulihan ekonomi di DKI Jakarta,” ujar Arief, Rabu (23/6/2021).

Menurutnya, Pasar Jaya dan BUMD pangan lainnya yaitu Dharma Jaya dan Food Station berkolaborasi untuk menyediakan kebutuhan pangan murahnya, dan transaksi pembayaran juga berkolaborasi dengan Bank DKI.

Sedangkan para anggota Jakpreneur yang berbelanja haruslah sudah terdaftar terlebih dahulu di Dinas PPKUKM DKI Jakarta. “Karena itu saya mengajak seluruh pihak yang ingin menjadi anggota Jakpreneur ini agar bisa mendaftarkan diri secara langsung di Dinas PPKUKM DKI,” ungkap Arief.

“Kita berharap dengan kolaborasi yang dilakukan ini bisa membuat UKM mendapat bahan baku murah dan dapat memperkuat UMKM menghadapi pandemi COVID-19,” pungkas Arief.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00