Laba Bersih PTK Meningkat 143,52 Persen

KBRN, Jakarta : PT Pertamina Trans Kontinental (PTK) berhasil membukukan laba bersih sebesar Rp.423,377 Miliar atau meningkat 143,52% sepanjang tahun 2020, dari sebelumnya tahun 2019 sebesar Rp.294,998 Miliar. 

VP Legal & Relation PTK, Frits Tommy H. Sibuea mengatakan, selain melakukan cost efficiency, bisnis pengangkutan FAME dan peningkatan call keagenan kapal tanker juga menjadi faktor pendukung bagi kinerja keuangan PTK. 

“Capaian Laba Bersih PTK sebesar Rp.423,377 Miliar tersebut merupakan capaian Laba Bersih tertinggi sejak PTK berdiri. Untuk pendapatan dari jasa Kapal Milik mengalami kenaikan 11,33% atau setara dengan Rp.102,78 Miliar dari Rp.906,83 Miliar pada tahun 2019 menjadi Rp1.009,61 Miliar pada tahun 2020. Kenaikan ini seiring dengan meningkatnya jumlah kapal Perseroan menjadi 125 unit pada tahun 2020 dari semula pada tahun 2019 terdapat 84 unit,” kata Tommy di Jakarta, Kamis (17/6/2021).

Lebih lanjut Tommy juga menjelaskan, bahwa PTK membukukan Pendapatan Usaha yang meningkat 120,41% pada tahun 2020 menjadi sebesar Rp.3,058 Triliun, dibandingkan dengan tahun 2019 sebesar Rp.2,540 Triliun. Demikian juga dengan Laba Usaha yang meningkat 142,55% di tahun 2020 menjadi sebesar Rp.558,551 Miliar dibandingkan tahun 2019 sebesar Rp.391,830 Miliar. 

Capaian pendapatan tersebut karena pendapatan operasi tercapai 103,63% dari target RKAP Tahun 2020 (Revisi), adanya efisiensi biaya overhead sebesar 11,53% serta penghematan pajak (badan) sebesar 21,68% dengan memanfaatkan insentif pajak yang diberikan oleh Pemerintah. 

Sementara itu, Direktur Utama PTK Nepos MT Pakpahan menyatakan kinerja keuangan positif yang diraih PTK pada tahun 2020, akan menjadi acuan bagi jajaran Direksi dan seluruh pekerja PTK, baik di Kantor Pusat maupun di Anak Perusahaan dan Joint Venture dalam menetapkan dan menjalankan program kerja di Tahun 2021.

“Hal ini menggambarkan kondisi keuangan PTK aman dan mampu bertahan dan tumbuh ditengah kondisi pandemi saat ini. Kinerja keuangan dan kinerja operasi 2020 menjadi pemicu untuk mewujudkan aspirasi Pemegang Saham agar PTK menjadi Perusahaan Jasa Maritim Yang Terintegrasi Dengan Skala Global Pada Tahun 2026," ujarnya.

Kinerja keuangan PTK yang positif berkat upaya yang dilakukan segenap Direksi dan insan Pekerja PTK sesuai dengan arahan Komisaris dan Pemegang Saham, dengan melakukan transformasi, cost efficiency, bisnis pengangkutan FAME dan peningkatan call keagenan tanker.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00