Drone Houthi Diklaim Hantam Bandara Arab Saudi

(Anadolu Agency)

KBRN, Sana'a: Kelompok Houthi Yaman pada hari Selasa (2/3/2021) mengklaim mereka menghantam bandara Abha Arab Saudi dalam serangan pesawat tak berawak.

Koalisi Arab yang dipimpin Saudi membantah klaim tersebut, dengan mengatakan pasukannya menghancurkan pesawat tak berawak Houthi sebelum menyebabkan kerusakan.

"Pasukan udara UAV berhasil menargetkan lapangan udara pesawat tempur di Bandara Internasional Abha dengan pesawat tak berawak Qasef-2K yang mencapai sasarannya dengan tepat," kata Yahya Sarei, juru bicara militer Houthi.

Dia mengatakan serangan itu sebagai pembalasan atas serangan udara koalisi dan "blokade lanjutan di negara kita."

Namun, Saudi Press Agency mengeluarkan pernyataan dari seorang pejabat yang membantah klaim serangan di bandara Abha.

Kolonel Turki al-Maliki, juru bicara koalisi Arab, mengatakan pasukan berhasil "mencegat dan menghancurkan pesawat tak berawak yang ditembakkan oleh milisi Houthi menuju wilayah selatan Kerajaan", seperti dikutip dari Anadolu Agency, Rabu (3/3/2021).

Dia mengatakan koalisi tersebut mengikuti "prosedur operasi untuk melindungi warga sipil dan wilayah sipil sesuai dengan Hukum Humaniter Internasional".

Sebelumnya pada hari Selasa, otoritas Saudi mengatakan lima orang terluka ketika Houthi menembakkan proyektil yang menargetkan wilayah selatan Jazan.

Yaman telah dilanda kekerasan dan kekacauan sejak 2014, ketika pemberontak Houthi menguasai sebagian besar negara, termasuk ibu kota Sana'a.

Krisis meningkat pada 2015 ketika koalisi pimpinan Saudi meluncurkan kampanye udara yang bertujuan menggulung kembali keuntungan teritorial Houthi.

Menurut perkiraan PBB, konflik di Yaman sejauh ini telah merenggut nyawa sedikitnya 233.000 orang, dengan jutaan lainnya menghadapi kelaparan dan membutuhkan bantuan kemanusiaan.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00