FOKUS: #VAKSIN COVID-19

Indonesia Perlu Contoh Kedisiplinan Panama saat Karantina

(Associated Press)

KBRN, Jakarta: Penambahan kasus penularan per hari di Republik Panama yang mencapai 5.000 kasus dengan ukuran total jumlah penduduk 4,8 juta jiwa menjadikan rasio penularan di kawasan tersebut termasuk sangat tinggi.

Duta Besar RI untuk Republik Panama Sukmo Harsono mengatakan kepada RRI, Minggu (17/1/2021), bahwa dengan upaya karantina total hingga 14 Januari telah membuahkan hasil dengan penurunan menjadi 2.500 kasus.

Namun, menurutnya yang perlu menjadi perbandingan yang baik untuk dicontoh adalah bagaimana kedisiplinan masyarakat di Panama City saat pemberlakuan karantina total.

"Ketika diterapkan work-from-home benar-benar dilaksanakan work from home. Toko tutup ya tutup. Kemudian jam belanja, misalnya seseorang itu bisa dapat jadwal jam 9 sampai jam 12, maka ketika dia masuk toko, dia tunjukkan ID-nya, ternyata dia bukan berlaku pada jam itu, petugas toko akan menolak dia untuk masuk ke dalam toko tersebut," kata Sukmo menjelaskan.

Baca juga: Panama Karantina Lagi, Hari Keluar Pria-Wanita Dibedakan

"Ini menurut saya perlu menjadi sebuah contoh bagi warga kita di indonesia," tambahnya lagi.

Pemerintah Panama merencanakan akan mendatangkan vaksin Covid-19 di bulan Januari ini, dengan sekitar 1 juta dosis diperkirakan akan masuk dalam empat tahapan pembagian vaksin secara gratis ke masyarakatnya.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00