FOKUS: #VAKSIN COVID-19

Panama Karantina Lagi, Hari Keluar Pria-Wanita Dibedakan

(BBC)

KBRN, Jakarta: Karantina ketat akan kembali diberlakukan di Republik Panama sebagai upaya menurunkan angka kenaikan kasus penularan Covid-19 yang sempat mencapai 5.000 kasus per hari.

Duta Besar RI untuk Republik Panama Sukmo Harsono mengatakan sejak 24 Desember lalu telah dilakukan karantina total di Panama yang baru berakhir pada 14 Januari kemarin.

Ia mengatakan kepada RRI, Minggu (17/1/2021), bahwa karantina total yang dilakukan Republik Panama di dalam negerinya termasuk pengetatan jam malam, pergiliran keluar rumah antara hari laki-laki dan hari perempuan, dan berbelanja yang hanya diperbolehkan dua jam dengan menggunakan nomor identitas KTP yang juga diatur nomor yang diperbolehkan keluar.

"Setelah tanggal 14 dievaluasi, tampaknya karantina totalnya akan diberlakukan kembali, khususnya untuk hari Sabtu-Minggu diberlakukan karantina total dan pusat-pusat perbelanjaan masih diimbau untuk tidak buka," kata Sukmo.

Menurutnya, kebijakan yang diterapkan Panama berdampak pada penurunan kasus dari 5.000 per hari menjadi 2.500 per hari yang memiliki total penduduk sekita 4,8 juta jiwa.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00