Kuwait Menegaskan Posisinya Mendukung Rakyat Palestina

Warga Palestina menyelamatkan diri dari tembakan gas airmata oleh tentara Israel saat memprotes pemukiman Yahudi, di Asira al-Qibliya di wilayah pendudukan Israel, Tepi Barat, Jumat (25/9/2020). (ANTARA)

KBRN, Ankara: Perdana Menteri Kuwait pada hari Jumat (25/9/2020) menegaskan kembali pendirian negaranya yang berprinsip dan tegas dalam mendukung pilihan rakyat Palestina untuk mendapatkan hak-hak mereka yang sah.

"Perjuangan Palestina masih menempati posisi sentral sejarah dan penting di dunia Arab dan Islam," kata Sabah Khaled Al-Hamad Al-Sabah pada sesi ke-75 Majelis Umum PBB melalui tautan video, seperti dikutip dari Anadolu Agency, Sabtu (26/9/2020).

Al-Sabah menekankan pentingnya upaya yang berkelanjutan untuk meluncurkan kembali perundingan untuk mencapai perdamaian yang adil dan komprehensif sesuai dengan Prakarsa Perdamaian Arab.

Dia menyerukan diakhirinya pendudukan Israel dan pembentukan negara Palestina merdeka dengan Yerusalem Timur sebagai ibukotanya.

Al-Sabah juga menegaskan kembali posisi Kuwait bahwa solusi politik adalah satu-satunya solusi untuk krisis yang sedang berlangsung di Yaman.

Dia meminta semua pihak untuk menyetujui proposal yang diajukan Martin Griffiths, utusan khusus PBB untuk Yaman.

Perdana menteri Kuwait juga mendesak semua pihak dalam konflik Libya untuk menahan diri dan memungkinkan solusi damai berdasarkan dialog.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00