Protes Berlanjut, KBRI Minta Jauhi Demonstrasi Beirut

Seorang pria berdiri di sebelah grafiti di kawasan pelabuhan yang hancur setelah terjadi ledakan besar di Beirut, Lebanon. (ANTARA)

KBRN, Beirut: Aksi protes yang terjadi di Beirut Libanon yang terus berlanjut di tengah pengajuan mundurnya pemerintahan Libanon diperkirakan tidak akan berhenti dalam waktu dekat, menurut prediksi dari Kedutaan Besar Republik Indonesia di Beirut. 

Dalam siaran pers yang diterima RRI Selasa malam (11/8/2020), KBRI Beirut mengeluarkan imbauan agar masyarakat Indonesia yang berada di Beirut mewaspadai situasi yang tengah berkembang di wilayah itu dan meminta mengikuti informasi yang disampaikan pihak KBRI.

"Menjauhi tempat-tempat yang menjadi potensi resiko demonstrasi, tidak terlibat dalam kegiatan politik/aksi demonstrasi, dan upayakan untuk berada di dalam rumah/tempat aman serta selalu menaati peraturan setempat," tulis pihak KBRI Beirut dalam pernyataannya tertanggal 9 Agustus.

KBRI Beirut juga meminta agar warga Indonesia memastikan keselamatan orang-orang terdekat mereka serta selalu membawa identitas diri.

Penggunaan masker menjadi hal berikutnya yang ditegaskan oleh KBRI Beirut, karena penularan Covid-19 cukup tinggi dalam beberapa hari terakhir di Beirut serta bahan yang meledak merupakan bahan kimia berbahaya yang saat ini bertebaran di udara.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00