Rusia, Cina Tak Suka Trump Menang Pilpres

Trump (TASS)

KBRN, Washington: Donald Trump meyakini Rusia dan Cina tidak menginginkannya menjadi presiden AS lagi, kata pemimpin AS itu kepada wartawan di Bedminster, New Jersey.

"Orang terakhir yang ingin dilihat Rusia menjabat adalah Donald Trump, karena tidak ada yang lebih keras terhadap Rusia daripada saya," katanya pada hari Jumat (7/8/2020), menambahkan bahwa Cina dan Iran memiliki sikap yang sama.

Pernyataan itu muncul sebagai tanggapan atas laporan Direktur Kontra Intelijen dan Keamanan Nasional (NCSC) William Evanina. Menurut pejabat intelijen AS tersebut, Rusia berusaha "memburukkan" saingan Trump, mantan Wakil Presiden Joseph Biden. Pejabat AS itu menambahkan Cina dan Iran, pada saat yang sama, enggan melihat Trump terpilih kembali, seperti dilansir dari TASS, Sabtu (8/8/2020).

Ketika diminta mengomentari laporan dugaan campur tangan asing ke dalam pemungutan suara AS, Trump menjawab, "Kami akan mengecek itu lebih dekat."

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00