Setiap 15 Detik Satu Meninggal karena Corona

Penyiapan pemakaman korban corona di Brasil. (Reuters)

KBRN, London: Korban meninggal global akibat virus corona melampaui 700.000 kasus pada hari Rabu (5/8/2020), dengan peringkat teratas di Amerika Serikat, Brasil, India, dan Meksiko.

Hampir 5.900 orang meninggal setiap 24 jam akibat COVID-19 secara rata-rata berdasarkan data dua minggu terakhir yang dihitung Reuters, Kamis (6/8/2020).

Jumlah tersebut setara dengan 247 orang setiap jam, atau satu orang setiap 15 detik.

Presiden Donald Trump mengatakan wabah virus corona di wilayahnya masih dalam kendali, di mana lebih dari 155.000 orang meninggal di tengah respon tidak merata terhadap krisis kesehatan masyarakat yang tidak bisa membendung peningkatan kasus.

"Mereka sekarat, itu benar," kata Trump dalam sebuah wawancara dengan situs web berita Axios. “Begitulah adanya. Tetapi tidak berarti kami tidak melakukan semua yang kami bisa. Ini terkendali selama Anda bisa kendalikan. Ini adalah wabah yang mengerikan.”

Di Brasil, Presiden Jair Bolsonaro meminimalkan gravitasi pandemi dan menentang tindakan penguncian, bahkan ketika ia dan beberapa kabinetnya dinyatakan positif terkena virus.

Australia, Jepang, Hong Kong, Bolivia, Sudan, Ethiopia, Bulgaria, Belgia, Uzbekistan, dan Israel baru-baru ini mengalami peningkatan jumlah kasus.

Australia juga melaporkan jumlah kasus meninggal baru pada hari Rabu, membuat total meninggal di negara ini menjadi 247 kasus.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00