WNI Skotlandia Galang Dana Solidaritas

KBRN, London: Masyarakat Indonesia yang tinggal di Scotlandia memiliki cara sendiri untuk berbagi solidaritas dengan saudara-saudaranya di tanah air. 

Di bawah organisasi The Indonesian Society Scotland (TISS), mereka menggelar pekan peduli Covid-19 dan menggalang dana sosial di Scotlandia. 

“Begitu mendengar dampak pandemi yang besar di Indonesia, kami terketuk untuk mengadakan aksi sosial,” ujar Dwi Jones, Ketua TISS yang menjelaskan penggalangan solidaritas Covid-19 dimaksud akan berlangsung hingga satu minggu mendatang.

Berbagai kegiatan dilakukan mulai dari pertemuan virtual edukasi bagi warga, pagelaran kesenian dan kuliner. 

Hasil dari sumbangan masyarakat dalam kegiatan-kegiatan tersebut akan dikirimkan dan disalurkan ke Indonesia melalui Palang Merah Indonesia (PMI).

“Kepedulian dan solidaritas sosial, yang menjadi ciri bangsa Indonesia, masih terus menjadi tradisi yang kuat di kalangan masyarakat Indonesia di Scotlandia,” jelas Kuasa Usaha Ad Interim (KUAI) RI London Adam M. Tugio saat membuka pertemuan virtual aksi sosial peduli Covid-19, seperti rilis yang diterima RRI.co.id, Minggu (5/7/2020).

Pertemuan ini juga dihadiri oleh Ketua PMI DKI Jakarta Muhammad Muas dan praktisi kedokteran di Indonesia, Dr. Tri Redjeki Sugiri.

Dwi Jones, Ketua The Indonesian Society Scotland (TISS)

Para WNI aktif mengirimkan dana untuk korban letusan Gunung Kelud dan Banjir di Jakarta (2014), korban letusan Gunung Agung (2017), gempa di Lombok (2018) dan gempa di Palu (2019). 

Mereka juga menggalang bantuan untuk yatim piatu di Jakarta (2015) dan perbaikan nutrisi anak-ana suku Asmat di Papua (2019). 

Adam mengatakan bahwa aksi sosial ini tidak hanya memperkuat tradisi solidaritas, namun juga untuk meningkatkan kesadaran bersama bahwa saat ini kita masih harus terus berjuang melawan wabah Covid-19. 

“New normal bukan jargon, namun perlu perhatian bersama. Terus jaga kesehatan diri dan melakukan social distancing,” ucapnya.

Ia juga mengajak WNI di Scotlandia untuk berbagi kepada masyarakat di Indonesia mengenai pengalaman penanganan Covid-19 yang dapat ditiru. 

“Misalnya kepatuhan masyarakat terhadap kebijakan yang dikeluarkan Pemerintah hingga pengaturan pedestrian satu arah,” pungkas Adam.

Scotlandia merupakan bagian dari dari negara Inggris yang terletak di Utara. Lebih dari 600 WNI tinggal di Scotlandia sebagai mahasiswa maupun pekerja. 

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00