Masuk Abu Dhabi Harus Bebas COVID-19

Pemandangan Gedung Pencakar Langit Abu Dhabi (Dok Istmw)

KBRN, Jakarta: Pelancong yang hendak memasuki kota Abu Dhabi diwajibkan untuk mengantongi surat keterangan bebas COVID-19 selama 48 jam terakhir.

Sebagaimana dikutip RRI.co.id dari Reuters pada Selasa (30/6/2020), sebagai anggota terbesar dan terkaya dari federasi Uni Emirat Arab, Abu Dhabi sejak 2 Juni silam telah melarang orang-orang untuk masuk ke wilayah tersebut, guna menekan penyebaran dan penularan virus COVID-19.

Sementara itu, Juru Bicara Otoritas Krisis Darurat Nasional dan Otoritas Manajemen Bencana, Uni Emirat Arab, Saif Al Dhaheri mentakan otoritas setempat akan membuka kembali sebagian masjid di seluruh negeri mulai 1 Juli, dengan kapasitas berkurang hingga 30 persen.

Saif Al Dhaheri menjelaskan bahwa masjid akan tetap ditutup untuk sholat Jumat, namun sejumlah masjid lainnya tetap akan dibuka pada waktu-waktu tertentu.

Meski demikian, untuk masjid-masjid yang berada di kawasan industri, pusat perbelanjaan dan taman umum akan tetap ditutup untuk saat ini.

Reaksi anda terhadap berita ini :

00:00:00 / 00:00:00