Bagas Hapsoro, Dubes Sukses Perkenalkan "Kampung Indonesia"

Bagas Hapsoro (kiri), Dubes Indonesia untuk Swedia dan Latvia, beserta isteri (kanan), Ning Hapsoro (Dok. Istimewa)

KBRN, Stockholm : Berbagai potensi Indonesia yang dikenal masyarakat luas hingga ke penjuru dunia, tentunya tidak terlepas dari kontribusi para diplomat.

Khususnya, Duta Besar (Dubes) yang merupakan Kepala Perwakilan RI di luar negeri.

Salah satunya Bagas Hapsoro, Dubes Indonesia untuk Swedia dan Latvia, yang menorehkan prestasi dengan berhasil memperkenalkan berbagai potensi Indonesia melalui even tahunan "Kampung Indonesia" sejak 2017 lalu.

Penampilan dalam rangkaian acara perpisahan Dubes RI untuk Swedia dan Latvia, Bagas Hapsoro (Dok. Istimewa)

Bahkan, pada perhelatan terakhir "Kampung Indonesia" Juli 2019, Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil, membuka secara langsung dan untuk menjajaki lebih jauh berbagai peluang kerja sama dengan Swedia. 

Namun, event tahunan yang selalu digelar di Stockholm, Swedia, itupun tampaknya akan merindukan kehadiran Bagas Hapsoro di tahun-tahun mendatang. 

Pasalnya, diplomat yang mahir bermain alat musik itu resmi memasuki masa purnatugas.

Saung Angklung Udjo (Dok. Istimewa)

Acara perpisahan bersama para staf dan Warga Negara Indonesia (WNI) secara daring, digelar khusus pada Sabtu, (27/6/2020) sebagai penghormatan kepada Bagas Hapsoro yang telah bertugas di Swedia dan Latvia selama empat tahun terakhir.

Bagas Hapsoro menyampaikan apresiasi kepada seluruh WNI di Swedia dan Latvia atas kerja sama dan saling koordinasi yang baik dengan KBRI Stockholm, terutama dalam masa pandemi Covid-19. 

"Ini merupakan waktu yang tepat bagi kita, masyarakat Indonesia di Swedia dan Latvia untuk bersatu sebagai sebuah keluarga besar dan bersama-sama menghadapi pandemi ini. Masa-masa sulit yang mengasah persahabatan, persatuan, saling kerja sama dan saling mengasihi," ujar Bagas yang turut ditemani oleh sang istri, Ning Hapsoro.

Perpisahan secara daring Dubes RI untuk Swedia dan Latvia, Bagas Hapsoro (Dok. Istimewa)

Meski dilaksanakan secara daring, namun agenda perpisahan bersama Bagas Hapsoro berlangsung meriah dengan penampilan dari berbagai pihak. Diantaranya, Saung Angklung Udjo yang memainkan lagu Dancing Queen dan Kopi Dangdut, pertunjukkan gamelan oleh Tim Gamelan Gongbron dan Tim Gamelan Parakanca Duta.

Bagas Hapsoro telah mengakhiri masa dinas pengabdiannya di Kementerian Luar Negeri selama 36 tahun dan sebagai Duta Besar RI di Swedia dan Latvia yang bertempat di Stockholm, Swedia, selama 4 tahun 4 bulan, yaitu sejak Februari 2016, dengan gemilang. 

Sementara, prestasi Bagas Hapsoro juga ditorehkan dengan mendorong kunjungan wisatawan Swedia ke Indonesia yang terus meningkat setiap tahunnya. Yaitu, dimana pada 2015 terdata 37.555 orang. Namun, pada periode Januari-Desember 2019 telah meningkat menjadi 56.380 orang.

Selain itu, Bagas Hapsoro juga terlibat dalam persiapan Kunjungan Kenegaraan Raja Swedia, King Carl XVI Gustaf, pada 2017. King Carl bahkan juga menyempatkan diri ke Bandung dan bertemu dengan Gubernur Ridwan Kamil beserta jajarannya.

Reaksi anda terhadap berita ini :

00:00:00 / 00:00:00