Janji Trump Untuk Menghukum China Ditepati

Foto (Dok. Ist)

KBRN, Jakarta: Amerika Serikat memberlakukan batasan visa pada pejabat Cina atas hukum keamanan di Hong Kong.

Menteri Luar Negeri AS Mike Pompeo mengatakan, Washington memberlakukan pembatasan visa pada pejabat Partai Komunis Tiongkok yang diyakini bertanggung jawab atas agresifitas China terhadap Hong Kong.

Pompeo menyebut, langkah itu mengikuti janji Presiden Donald Trump untuk menghukum Beijing atas usulan UU keamanan yang dapat mengikis otonomi Hong Kong.

“Pembatasan visa Amerika Serikat berlaku bagi pejabat yang masih menjabat dan mantan pejabat di Partai Komunis China, yang diyakini bertanggung jawab dan terlibat dalam pengerusakan otonomi Hong Kong,” kata Pompeo, dikutip dari reuters.com.

Sementara itu China menyebut, keputusan itu merupakan "kesalahan" yang harus ditarik kembali.

Kebijakan itu muncul hanya beberapa hari menjelang rapat parlemen China, yang direncanakan akan membahas UU baru yakni usulan UU keamanan yang akan memproses hukum terhadap siapapun yang melemahkan otoritas Beijing di Hong Kong.

UU ini juga memungkinkan China menempatkan agen keamanannya sendiri di wilayah itu untuk pertama kalinya.

Pernyataan Pompeo pada Jumat (26/06/2020) itu tidak menyebut nama-nama pejabat yang terdampak pembatasan visa AS. Itu merupakan tindak lanjut dari pemungutan suara baru-baru ini oleh Senat AS untuk menjatuhkan sanksi pada individu yang merongrong otonomi Hong Kong dan bank-bank yang melakukan bisnis dengan negara itu.

Kedutaan besar China di Washington menentang keputusan itu. Dalam pernyataan yang diunggah di Twitter, "Kami mendesak pihak AS untuk segera memperbaiki kesalahannya, menarik keputusan dan berhenti mencampuri urusan dalam negeri China."

Reaksi anda terhadap berita ini :

00:00:00 / 00:00:00