Pekan Depan Inggris Umumkan Buka Area Luar Ruangan

Perdana Menteri (PM) Inggris Boris Johnson (Reuters)

KBRN, Jakarta : Perdana Menteri (PM) Inggris Boris Johnson dalam sebuah pernyataan mengatakan bahwa ia  berencana untuk melonggarkan sejumlah aturan terkait penguncian (Lockdown) pasca merebaknya wabah pandemi global Coronavirus (Covid-19).

Hal itu dilakukan dengan tujuan meningkatkan perekonomian yang hancur akibat pembatasan pergerakan (Social Distancing) untuk mencegah penyebaran atau mengurangi dampak Covid-19. 

Boris Johnson rupanya ingin melonggarkan pembatasan untuk penggunaan area luar ruangan seperti pub, kafe dan restoran, demikian seperti dilansir Sunday Times dikutip Kantor Berita Reuters. 

Mantan Wali Kota London itu juga berniat memperbolehkan pesta pernikahan di luar ruangan, yang selama ini hanya diperbolehkan untuk kalangan tertentu. 

Akibat terdampak Covid-19, maka pernikahan maupun upacara pemakaman dalam ruangan yang dihadiri maksimal 10 orang akan diizinkan mulai Juli 2020. 

Sedangkan tempat ibadah akan diizinkan untuk dibuka kembali hanya untuk ibadah pribadi sejak 15 Juni 2020. Menurut Sunday Times, kebijakan tersebut akan diumumkan Boris Johnson pekan depan. 

“Boris Johnson ingin kami (Inggris) kembali normal atau sedekat mungkin dengan kenormalan sebelum musim panas," kata seorang narasumber kepada Sunday Times, Sabtu (6/6/2020) seperti dilansir Reuters.

Hal tersebut dilakukan karena Boris Johnson juga khawatir tentang perkirakan kenaikan tajam tingkat pengangguran Inggris akibat kehilangan pekerjaan karena terdampak Covid-19.

“Sementara itu secara terpisah, Sunday Telegraph juga menyebut bahwa Johnson berniat mengumumkan bahwa pemerintah akan mempercepat perbaikan jalan dan pembangunan 40 rumah sakit baru di Inggris. 

Reaksi anda terhadap berita ini :

00:00:00 / 00:00:00