Israel Kembali Mencekal Ulama Palestina

Ulama Palestina, Sheikh Ekrima Sabri (Dok. Istimewa/Anadolu Agency)

KBRN, Jakarta: Ulama Palestina, Sheikh Ekrima Sabri dilarang polisi Israel memasuki Masjid Al-Aqsa selama empat bulan. 

Perpanjangan larangan ke Masjid Al-Aqsa  selama empat bulan kepada Sheikh Sabri karena ulama 81 tahun tersebut dituding menghasut dengan tujuan tertentu di Masjid Al-Aqsa.

Menanggapi larangan itu, Sabri menegaskan hal itu  bagian dari kebijakan ilegal Israel yang ditujukan untuk menargetkan situs suci Muslim, Masjid Al-Aqsa. Larangan itu dinilainya bertentangan dengan klaim Tel Aviv  sebagai negara yang demokratis.

"Kami akan tinggal bersama Al-Aqsa, dan kami akan membela Al-Aqsa," tegasnya seperti dilansir Middle East Monitor, Jumat (5/6/2020).

Sedangkan Kementerian Luar Negeri Palestina menuduh Israel melanggar hak umat Islam dalam kebebasan beribadah.

"Semua tindakan otoritas pendudukan Israel terhadap Yerusalem dan tempat-tempat suci di dalamnya ilegal, ditolak, dan mengungkap kepalsuan klaim Israel bahwa mereka menghormati kebebasan beribadah umat Islam," terangnya.

Reaksi anda terhadap berita ini :

00:00:00 / 00:00:00