Produk Halal Indonesia Harus Mampu Kalahkan Brasil

KBRN, Jakarta : Perkembangan ekonomi dunia yang saat ini turut tertuju pada penyediaan produk halal, menjadi peluang tersendiri bagi Indonesia. Namun, sebagai salah satu negara dengan jumlah penduduk muslim terbesar dunia, sayangnya ekspor produk halal Indonesia belum menguasai dunia.

Wakil Presiden RI, Ma’ruf Amin, menyebut, saat ini persentase ekspor produk halal Indonesia di dunia masih dibawah 6 persen.

“Kita harus dapat memanfaatkan potensi pasar halal dunia ini dengan meningkatkan ekspor kita yang saat ini baru berkisar 3,8% dari total pasar halal dunia,” ungkap Wapres Ma’ruf Amin dalam webinar yang diselenggarakan oleh Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang, Kamis (4/6/2020).

Wapres menekankan ekspor produk halal Indonesia harus mampu mengalahkan Brasil, yang saat ini bahkan termasuk nomor satu sebagai eksportir produk halal dunia.

“Kita harus bisa mengejar Brasil yang berdasarkan laporan Global Islamic Economic Report tahun 2019, merupakan eksportir produk makanan dan minuman halal, termasuk daging sapi dan unggas, nomor satu dunia dengan nilai 5,5 miliar Dolar Amerika Serikat,” jelasnya.

Dikatakan Wapres tingginya permintaan terhadap produk fashion seperti hijab dan pakaian muslim di pasar global, dirasa penting pula dimanfaatkan oleh produsen produk halal dalam negeri.

“Saat ini modest fashion semakin digemari sehingga brand-brand fashion besar juga ikut memproduksi hijab dan pakaian. The State of Global Islamic Economy Report 2018/2019 mencatat bahwa lebih dari 270 miliar Dolar Amerika Serikat, dibelanjakan muslim diseluruh dunia untuk modest fashion pada tahun 2017. Angka ini diperkirakan akan meningkat menjadi 361 miliar Dolar Amerika Serikat pada 2023. Hal ini tentu merupakan peluang bagi Indonesia baik untuk pasar domestik maupun ekspor,” papar Wapres.

Wapres memaparkan pemerintah mendorong industri produk halal dalam negeri untuk memenuhi kebutuhan domestik maupun global, yang didukung dengan berdirinya komite khusus.

“Semua rencana besar tadi, sesuai Peraturan Presiden No. 28 Tahun 2020 Tentang Komite Nasional Ekonomi dan Keuangan Syariah (KNEKS) akan dipimpin langsung oleh Presiden dan Wakil Presiden. Selain itu, Presiden menugaskan saya sebagai ketua harian untuk menjalankan KNEKS sehari-hari,” pungkasnya.

Sementara, 2017 produk pasar halal dunia mencapai 2,1 Triliun Dolar Amerika Serikat dan diperkirakan akan berkembang terus menjadi 3 Triliun Dolar Amerika Serikat pada tahun 2023.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00