Hasil Penyelidikan Jatuhnya Pesawat Pakistan International Airlanes

Ilustrasi Bagian Pesawat yang Jatuh (Dok Istmw)

KBRN, Jakarta: Pihak Otoritas Penerbangan Sipil Pakistan memberikan hasil laporannya ke pihak maskapai Pakistan International Airlanes (PIA), terkait penyebab jatuhnya salah satu pesawat milik PIA di kawasan permukiman Karachi, Pakistan, pada 22 Mei silam. Dari hasil laporan tersebut, Otoritas Penerbangan Sipil Pakistan menyebut bahwa penyebab jatuhnya pesawat dengan kode penerbangan PIA PK8303 itu karena pilot telah mengabaikan instruksi dari pihak ATC (Air Traffic Control), untuk pendaratan.

Berdasarkan catatan laporan itu, pesawat tersebut mendekat dengan keadaan tidak stabil, curam dan tidak mengurangi kecepatan, saat melintasi wilayah Makli. Petugas ATC pun telah meminta pilot untuk dapat mengkontrol pergerakan pesawat sebelum mendekati landasan pacu, namun peringatan tersebut diabaikan.

"Saat mendekati pendaratan, kecepatan darat pesawat berada di atas ambang landasan," tulis laporan Otoritas Penerbangan Sipil Pakistan, seperti dilansir Reuters (4/6/2020).

Akibat tidak diindahkannya instruksi ATC itu, pesawat tersebut menghantam pemukiman padat penduduk yang tak jauh dari bandara. Setidaknya, satu orang penduduk dan 97 penumpang pesawat tewas. Sedangkan dua orang lainnya selamat. 

Sementara itu pihak maskapai penerbangan PIA, menyatakan bahwa telah menerima hasil laporan penyelidikan dari Otoritas Penerbangan Sipil Pakistan. Akan tetapi, pihak maskapai enggan untuk mengomentari hasil penyelidikan tersebut.

"Ya, kami telah menerima surat itu, mereka mendokumentasikannya," Manajer Umum untuk Komunikasi PIA, Abdullah Hafeez Khan. (Foto: Istimewa)

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00