Menimbang Penyelenggaraan KTT ke-36 ASEAN

KBRN, Jakarta: Sebanyak sepuluh negara anggota ASEAN masih membahas opsi terkait penyelenggaran Konferensi Tingkat Tinggi (KTT). KTT ke-36 ASEAN dijadwalkan akan berlangsung di Vietnam, pada 27-28 Juni 2020. Direktur Jenderal Kerja Sama ASEAN Kementerian Luar Negeri RI, Jose Tavares tidak menampik bahwa Vietnam sebagai Ketua ASEAN 2020 telah mengumumkan usulan penyelenggaraan KTT ke-36.

“Bahwa betul Vietnam sebagai ketua ASEAN tahun 2020 telah menyampaikan usulan penyelenggaraan KTT ke-36 di Vietnam secara fisik menghadirinya (face to face),” ungkap Jose Tavares saat press briefing daring rutin, Rabu (3/6/2020).

Sedangkan, seluruh negara aggota ASEAN masih terpecah dua pilihan lantaran ada mendukung kehadiran face to face dan ada juga yang mendukung penyelenggaraan KTT melalui video conferencing, mengingat saat ini situasi pandemi COVID-19.

"Sehingga, akan lebih baik jika itu dilaksanakan melalui video conferencing dari pada hadir secara fisik. Karena, mengandung risiko-risiko di mana para kepala negara akan bepergian ke Vietnam dalam hal ini,” jelas Jose.

Namun, Jose dapat memastikan, pengambilan keputusan waktu dan jenis pelaksanaan KTT ke-36 ASEAN kali ini dapat dilakukan.

“Jadi, hal ini belum tuntas dibicarakan. Barangkali dalam beberapa hari mendatang ini akan diputuskan bersama, apakah ini akan dilakukan face to face di Vietnam, ataukah melalui video conferencing," ucap dia.

Jose turut menyebut KTT ASEAN-Selandia Baru seharusnya digelar dalam waktu bersamaan KTT ke-36 ASEAN. Tapi, itu juga dipastikan ditunda karena pandemi COVID-19.

“Mitra ASEAN seperti Selandia Baru tunda datang, karena ada pemilu di sana. Jadi, KTT ASEAN-New Zealand bisa dilakukan back to back pada KTT ini tadinya. Namun, karena perkembangan Covid-19, maka Perdana Menteri Selandia Baru tidak bisa datang,” pungkas Jose.

(Foto: Kemenlu RI)

Reaksi anda terhadap berita ini :

00:00:00 / 00:00:00