Pemuda Indonesia di Moskow Implementasikan Pancasila

Dialog virtual Hari Kelahiran Pancasila Dubes RI untuk Rusia Wahid Supriyadi bersama para mahasiswa Indonesia di Moskow (Dok. Istimewa/KBRI Moskow)

KBRN, Moskow: Semangat memperingati Hari Lahir Pancasila, turut dimiliki para mahasiswa Indonesia yang tengah mengenyam pendidikan di Rusia.

Para mahasiswa Indonesia saat ini tengah berada di 21 kota di Rusia, antara lain Moskow, St. Petersburg, Kazan, Pskov, Belgorod, Volgograd, Rostov on Don, Ufa, Novosibirsk, Tomsk, dan Vladivostok.

Peringatan Hari Lahir Pancasila di Moskow dilakukan dengan dialog virtual bersama mahasiswa Indonesia di Rusia pada Senin (1/6/2020), bertemakan Pancasila dalam tindakan melalui gotong royong menuju Indonesia maju, seperti yang disebutkan dalam keterangan resmi Kedutaan Besar RI (KBRI) Moskow.

Dubes RI di Moskow, Wahid Supriyadi menekankan pentingnya menanamkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari, meskipun tinggal di luar negeri.

Dubes RI untuk Rusia Wahid Supriyadi saat dialog Pancasila dengan mahasiswa Indonesia di Moskow (Dok. Istimewa/KBRI Moskow)

“Founding Fathers bangsa Indonesia telah berupaya merumuskan konsep-konsep ideologi bangsa dengan mengakomodir nilai-nilai luhur budaya, cara hidup dan filosofi bangsa di tengah tata kehidupan dunia,” ujar Wahid Supriyadi.

Wahid Supriyadi mengimbau, kepada para mahasiswa untuk tetap menjaga persatuan dan kesatuan sesama Warga Negara Indonesia (WNI) di Rusia, bekerja sama dan bergotong royong. 

“Dunia mengalami perkembangan. Tantangan yang dihadapi bangsa Indonesia juga semakin majemuk dan Pancasila menjadi pemersatu kemajemukan tersebut. Pasca pandemi Covid-19 kita akan menyaksikan tata kehidupan dunia yang juga berubah dan kita harus siap menghadapinya,” tambahnya.

Nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila juga disebut telah diimplementasikan dengan baik oleh para mahasiswa Indonesia di Rusia, seperti dengan membentuk Satgas Covid-19.

“Hal ini merupakan bentuk gotong royong dan mempermudah komunikasi sehingga KBRI Moskow dapat memberikan bantuan dan layanan kepada masyarakat Indonesia di Rusia yang membutuhkan,” jelas Wahid Supriyadi.

Sementara, dialog virtual juga dilakukan dalam rangka silaturahmi Idul Fitri 1441 H. Perayaan Idul Fitri tahun ini berbeda dari tahun-tahun sebelumnya.

Kali ini acara temu masyarakat Indonesia tidak dapat diselenggarakan di KBRI Moskow karena pandemi virus Corona.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00