Donald Trump Hentikan Sumbangan Dana untuk WHO

Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump (Reuters)

KBRN,  Jakarta : Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump akhirnya benar-benar membuktikan ucapannya untuk mengakhiri hubungannya dengan Organisasi Kesehatan Dunia atau World Health Organization (WHO).

Penghentian hubungan antara AS dengan WHO ini terkait penanganan merebaknya wabah pandemi global Coronavirus (Covid-19) yang dinilai gagal oleh Trump dan cenderung memihak Tiongkok. 

Trump selama ini memang sering menuduh WHO yang pada dasarnya telah menjadi organisasi boneka Tiongkok, demikian seperti dilansir Reuters. 

Trump sebelumnya diberitakan muncul di Gedung Mawar, komplek Gedung Putih (White House) dam tetap melanjutkan ancaman berulang-ulang untuk menghentikan sumbangan dana bantuan Amerika Serikat (AS) untuk WHO yang diperkirakan mecapai 450 juta Dolar Amerika (USD) selama  setahun.

Trump menilai WHO telah gagal memenuhi tuntutan reformasi yang diusulkan Trump lewat surat tertanggal 18 Mei 2020 kepada Direktur Jenderal (Dirjen) WHO Tedros  Adhanom Ghebreyesus. 

Menurut Reuters, dalam suratnya Trump hanya memberikan batas waktu hingga 30 hari atau 1 bulan bagi WHO untuk berkomitmen melakukan reformasi atau perubahan. 

Menurut Reuters,  Trump menduga WHO “telah bersekongkol “ dengan Tiongkok yang merupakan  negara asal mula virus korona. Menurut  Trump, para pejabat diduga telah mengabaikan kewajiban melapor terkait awal mula penularan wabah Covid-19 kepada WHO.

Trump juga menuduh Tiongkok  telah menekan WHO untuk menyesatkan dunia ketika Covid-19 untuk pertamakalinya  ditemukan di Kota Wuhan, Provinsi Hubei, Tiongkok. 

“China (Tiongkok)  memiliki kendali penuh atas WHO meskipun hanya membayar 40 juta Dolar Amerika (USD) per tahun, bandingkan dengan apa yang telah dibayar Amerika Serikat (AS) kepada WHO sekitar 450 juta USD per tahun," kata Donald Trump. 

“Kami (AS) telah merinci reformasi yang harus dilakukan oleh mereka secara langsung, tetapi mereka (WHO) menolak bertindak,” jelas Trump.

"Karena WHO telah gagal melakukan reformasi yang diminta, maka kami hari ini akan memutuskan hubungan dengan WHO dan mengarahkan sumbangan dana ke tujuan lain seluruh dunia yang layak mendapatkan kebutuhan kesehatan masyarakat global yang mendesak," tegas Donald Trump seperti dilansir Reuters, Jumat (29/5/2020). 

Pemangkasan sumbangan dana dari Amerika Serikat bisa memiliki implikasi global karena WHO tengah terlibat dalam penanganan wabah  pandemi Covid/-19 yang saat ini telah melanda ratusan negara di seluruh dunia. 

Trump telah lama mempertanyakan nilai-nilai Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB). Dirinya juga mencemooh pentingnya multilateralisme ketika WHO seharusnya fokus pada agenda pertama Amerika Serikat. 

Melansir Reuters, terhitung sejak menjabat sebagai Presiden AS, Donald Trump telah menyatakan bahwa AS keluar dari Dewan Hak Asasi Manusia Dunia.

AS kemudian juga keluar dari Badan Budaya PBB  (UNESCO). AS diketahui  keluar perjanjian global untuk mengatasi perubahan iklim. Terakhir AS juga  keluar dari kesepakatan perjanjian terkait penghentian program senjata nuklir dengan Iran.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00