WHO: Gelombang Pertama Covid-19 Belum Berakhir

WHO (Doc Istimewa).jpg

KBRN, Jakarta: Badan Kesehatan Dunia (WHO) memperingatkan bahwa dunia saat ini masih terpukul akibat pandemi virus corona (COVID-19). Direktur Eksekutif WHO, Dr Mike Ryan sekaligus pakar kesehatan menyatakan hal tersebut melihat dari lonjakan kasus virus corona di Brasil dan India. Peringatan ini disampaikan untuk meredam harapan pemulihan ekonomi global secara cepat dan kemungkinan jadwal perjalanan internasional yang akan dibuka kembali dalam waktu dekat.

"Saat ini, kita tidak berada dalam gelombang kedua. Kita tepat di tengah gelombang pertama secara global. Kita masih berada di banyak fase di mana penyakit ini sedang dalam perjalanan," ujar Dr. Ryan seperti dilansir Associated Press, Selasa (26/5/2020).

Baca juga : Australia Uji Coba Vaksin COVID-19 ke Manusia

Data dari Woldometers menunjukkan hingga hari ini kasus positif virus corona di India mencapai 147.144 kasus dengan korban meninggal mencapai 4.197 jiwa. Sebagian besar kasus corona di India terpusat di negara bagian barat Maharashtra, Mumbai, dan Gujarat dan daerah timur lantaran warga kembali ke desa dari kota-kota besar.

Peningkatan kasus virus corona terjadi setelah pemerintah India mulai melonggarkan kebijakan lockdown. India juga mulai mengizinkan operasional penerbangan domestik mulai, Senin (25/5/2020). Itu setelah ditutup selama dua bulan.

Sementara itu, Brasil juga mencatat lonjakan kasus corona hingga mencapai 375 ribu lebih dengan korban meninggal mencapai lebih dari 23 ribu. Saat ini, Brasil berada di urutan kedua setelah Amerika Serikat sebagai negara dengan jumlah kasus corona terbanyak di dunia

Ryan mengatakan tingkat penularan virus corona di Brasil terbilang intens. Ia menyarankan negara tersebut tetap mempertahankan anjuran agar warga tetap tinggal di rumah, terlepas dari dampak negatifnya bagi perekonomian.

"Anda harus terus melakukan semua (upaya, red) yang Anda bisa," kata Ryan.

Reaksi anda terhadap berita ini :

00:00:00 / 00:00:00