Agen Travel TUI akan PHK Ribuan Karyawannya

Ilustrasi kantor agen travel TUI

KBRN, Jakarta : Agen travel terbesar di dunia TUI Group akan melakukan Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) ribuan karyawannya karena mengalami kesulitan selama pandemi corona.

Situs TUI juga memberikan informasi di laman resminya bahwa perusahaan mencoba untuk mengurangi biaya administrasi hingga 30 persen. Hal tersebut dikarenakan TUI mengalami kerugian yang sangat besar selama beberapa bulan terakhir. Meski ada PHK karyawan mulai hari ini, agen travel itu akan memulai kembali pemesanan dan perjalanan yang sempat ditangguhkan dari bulan Maret. Sementara, 8.000 pekerjaan yang terkena PHK akan dibiarkan kosong. 

Laman resminya juga mengumumkan hotel-hotel TUI di wilayah Jerman, yakni di Sylt dan Mecklenburg-Western Pomerania akan dibuka kembali dalam beberapa hari mendatang. Hotel dan klub di negara-negara Eropa lainnya juga siap menyambut para wisatawan.

Saat ini perusahaan sedang menyusun katalog yang berisi 10 poin untuk meningkatkan prosedur kebersihan. Di dalamnya juga ada langkah perlindungan. 

“Keamanan, kesejahteraan tamu dan karyawan kami di seluruh dunia terus menjadi prioritas utama, secara bertahap, sangat mungkin bepergian menghabiskan libur musim panas di Eropa, namun tetap sesuai aturan," ucap CEO Fritz Joussen, seperti yang dikutip dari CNN, Kamis (14/5/2020). 

Dikutip dari Investor Daily, TUI adalah perusahaan agen travel yang sangat besar dan ada di berbagai negara. Perusahaan ini memiliki agen perjalanan, jaringan hotel, kapal pesiar, maskapai hingga toko ritel. TUI mengalami kerugian sebanyak 763,6 juta euro di Kuartal II hingga bulan Maret karena krisis Covid-19.

Reaksi anda terhadap berita ini :

00:00:00 / 00:00:00