Lockdown Dilonggarkan, Warga India Kalap Belanja Miras

Foto AFP

KBRN, Jakarta : India mulai melonggarkan lockdown atau penguncian wilayah setelah 40 hari. Masyarakat pun antusias dan langsung membeli minuman keras dengan antrean padat hingga terjadi bentrokan.

Padahal polisi sudah berjaga di sekitar tempat hingga memukul warga yang berdesakan untuk membeli alkohol. Selain itu, aparat telah memberikan tanda dengan kapur tempat antrean pembeli miras agar tetap menerapkan physical distancing karena pandemi Covid-19 belum reda.

"Kami telah terkurung lebih dari satu bulan, alkohol memberikan kami energi untuk menjalani social distancing selama pandemi," ungkap seorang warga Asit Banerjee (55) seperti yang dikutip dari AFP, Rabu (6/5/2020). 

Pemerintah India sendiri mendorong agar toko minuman keras dibuka lebih awal dengan harapan ada pemasukan dari penjualan alkohol sebagai sumber utama pendapatan pajak. Sehingga pembeli mendapatkan harga khusus 70 persen untuk mengejar pendapatan.

Selain itu di Ghaziabad negara bagian Uttar Pradesh. Antrean pembelian miras mengular hingga polisi mempersingkat waktu pembukaan toko karena pembeli rusuh. 

"Salah satu toko telah dibuka di pagi hari, tetapi bentrokan pecah ketika banyak orang berkumpul," ujar seorang petugas polisi di Ghaziabad.

Seorang pria bernama Sagar beruntung bisa mendapatkan miras, karena keputusannya tepat untuk datang lebih awal dan toko hanya buka selama dua jam.

"Ada sekitar 20 hingga 25 orang di pagi hari dan toko itu buka sekitar dua jam saja,” ucapnya.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00