Pakar AS Sebut COVID-19 Tak Mungkin Dimanipulasi

KBRN, Jakarta: Pakar penyakit menular Amerika Serikat (AS) Anthony Fauci mengatakan SARS-CoV-2 yang menyebabkan COVID-19 tidak mungkin dimanipulasi secara artifial atau sengaja. Hal itu dikatakan Fauci menjawab pertanyaan mengenai bukti bahwa virus itu dibuat atau tidak sengaja dilepaskan dari laboratorium di China. 

"Jika anda melihat evolusi virus pada kelelawar, dan apa yang terjadi di luar sana sekarang, sangat condong ke arah ini. Virus tidak mungkin dimanipulasi secara artifisial atau sengaja, cara mutasi berkembang secara alami," terang Fauci dalam wawancara dengan National Geographic seperti dilansir Xinhua, Rabu (5/5/2020). 

"Sejumlah ahli biologi evolusi yang sangat berkompeten telah mengatakan bahwa segala sesuatu tentang evolusi bertahap dari waktu ke waktu menunjukkan bahwa ia berevolusi di alam dan kemudian melompati spesies,"tambahnya. 

Dengan pernyataan Fauci ini tidak ada dukungan ilmiah untuk dua klaim yang baru-baru ini disampaikan beberapa politisi AS bahwa COVID-19 bisa jadi buatan manusia dan telah dilepaskan dari laboratorium Wuhan. 

"Itulah sebabnya saya tidak mengerti apa yang mereka bicarakan dan mengapa saya tidak menghabiskan banyak waktu untuk membahas argumen melingkar ini,"ujarnya. 

Sedangkan seorang ahli epidemiologi di Universitas California, Jonna Mazet menegaskan awal pandemi COVID-19 sangat tidak mungkin berasal dari sebuah kecelakaan laboratorium Wuhan.

Mazet yang telah bekerja dengan melatih para peneliti di Institut Virologi Wuhan menegaskan, sampel laboratorium tidak cocok dengan virus corona baru yang berkembang saat ini. 

Selanjutnya : sempat bekerja dengan ahli virus wuhan

Halaman 1 dari 2

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00