Kasus Baru COVID-19 di Turki Menurun

Foto: REUTERS/Umit Bektas

KBRN, Jakarta: Pemerintah Turki menerapkan strategi lockdown yang berbeda dengan negara lain guna menekan penyebaran virus Corona. Hasilnya, kasus baru Covid-19 di negara itupun mulai menurun.

Dalam menghadapi virus Corona, pemerintah Turki mengambil strategi pembatasan sosial berdasarkan usia. Usia yang dibatasi yakni mereka yang berusia di bawah 20 atau lebih dari 65 tahun.

Ketua Perhimpunan Pelajar Indonesia (PPI) di Turki, Usamah Abdurrahman menjelaskan jika masih dibawah umur 20 dan diatas umur 65 maka tidak diperbolehkan keluar dari rumah.

"Jadi di Turki kasus positif pertama pada 11 Maret, kemudian pekan selanjutnya sudah ada kebijakan untuk melarang keluar rumah untuk seluruh masyarakat selain yang diantara usia 20-65 jadi dibawah 20 diatas 65 sama sekali ga boleh keluar," jelasnya kepada RRI, Rabu (6/5/2020).

Menurutnya kebijakan di Turki sangat terukur. Terbukti, angka kasus di Negara tersebut dari hari ke hari semakin turun.

"Jadi kebijakan Turki sebenarnya terukur bagus kecuali jam malam waktu itu yang menimbulkan keributan. Jadi kalau secara grafik sudah turun dalam keadaan yang meninggal kemudian yang terkena positif dan yang membaik makin tinggi hingga makin kesini makin aman," katanya.

"Sebenarnya memang sangat tinggi sudah sempat 7 atau 6 besar. Tapi, 4 hari terakhir sudah turun dari yang sebelumnya rata-rata bisa sampe 80-90, menurun jadi 50/60 dalam sehari," sambungnya.

Selanjutnya : khawatir corona

Halaman 1 dari 2

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00