Inggris dan Australia Imbau Warganya Untuk Segera Tinggalkan Indonesia

KBRN, Jakarta : Pemerintah Inggris dan Australia mengimbau warganya yang berada di Indonesia untuk segera pulang menyusul kekhawatiran penghentian sementara penerbangan akibat pandemi virus corona (covid-19).

Lewat edaran travel advice yang dicantumkan dalam laman resmi, pemerintah Inggris mengatakan pembatasan perjalanan di berbagai negara dapat muncul tiba-tiba.

"Negara-negara (membuat) pembatasan perjalanan dalam menanggapi pandemi virus corona (Covid-19). Negara atau wilayah mana pun dapat membatasi perjalanan tanpa pemberitahuan," tulis pemberitahuan di laman resmi gov.uk.

Baca juga : UPDATE COVID-19 di Seluruh Dunia, Tercatat 935.427 Jumlah Kasus

Warga Inggris yang sedang berada di Indonesia diminta untuk segera pulang menggunakan ruter komersial yang masih tersedia secepatnya. Kedutaan besar Inggris untuk Indonesia melalui akun twitternya @UKinIndonesia menyarankan warganya yang masih berada di Indonesia terutama Bali dapat membeli tiket pesawat rute Bali-Amsterdam dengan maskapai Belanda, KLM.

"Untuk semua warga negara Inggris yang masih di Bali tanpa memiliki opsi penerbangan pulang, silakan lihat opsi baru ini dari KLM," tulis akun tersebut

Unggahan akun tersebut menyebutkan ada penerbangan dari Bali pada 2 April pukul 21.20 waktu setempat dengan tujuan Amsterdam.

Selain itu Kedubes Australia di Indonesia juga mengimbau warganya untuk segera pulang dikarenakan kekhawatiran atas menurunya opsi penerbangan akibat pandemi virus corona.

"Opsi penerbangan ke Australia berkurang dengan cepat karena maskapai mengurangi penerbangan atau menghentikannya sama sekali. Penerbangan Qantas berhenti pada 25 Maret," sebagaimana tulisan dalam unggahan di akun Instagram resmi Kedubes Australia.

Selain itu Australia juga memberi anjuran bagi warganya yang berencana atau sudah menetap lama di Indonesia untuk memastikan memiliki dukungan dan akses terhadap layanan kesehatan. 

Warga yang tidak dapat meninggalkan atau memilih tetap di Indonesia juga dianjurkan untuk membuat recana periode panjang. 

Kedubes Australia mengimbau warga secepatnya pulang menggunakan maskapai penerbangan yang masih tersedia, lantaran pemerintah tidak memiliki rencana atau opsi evakuasi ke depan.

Baca juga : Andrew Jack Pemeran Film Star Wars Meninggal karena COVID-19

"Jika Anda berada di Indonesia, sekarang saatnya untuk pulang. Penerbangan Komersial masih tersedia. Ambil satu. Pemerintah Australia tidak memiliki rencana evakuasi, Jika Anda tinggal, itu berarti tidak kembali ke Australia selama berbulan-bulan mendatang," sebagaimana dikutip dari @kedubesaustralia.

Pemerintah Indonesia sendiri juga telah memutuskan untuk melarang warga negara asing dari seluruh dunia untuk masuk ataupun transit di Indosesia. Hal ini guna menekan penyebaran virus corona yang berlaku pada 2 April 2020.

Reaksi anda terhadap berita ini :

00:00:00 / 00:00:00