Presiden Akan Melakukan Kunjungan Kenegaraan ke Rusia-Ukraina

Presiden Joko Widodo saat bertolak ke Roma, Italia pada Jumat (29/10/2021) dalam rangka menghadiri Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20. (dok. Agus Suparto)

KBRN, Jakarta: Menteri Luar Negeri RI Retno Marsudi mengatakan, Presiden Joko Widodo (Jokowi) akan melakukan kunjungan kenegaraan ke Rusia dan Ukraina usai menghadiri Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G7 di Elmau, Jerman pada 26-27 Juni mendatang.

“Dari Jerman, Presiden Jokowi direncanakan akan mengunjungi Kiev, Ukraina, dan Moskow, Rusia. Kunjungan ke dua negara ini merupakan kunjungan yang dilakukan dalam situasi yang tidak normal. Kita paham situasi saat ini masih sangat sangat sangat complicated (sulit),” ungkap Menlu RI dalam pengarahan pers, Rabu (22/06/2022).

Menurut Retno, kunjungan Presiden Jokowi ke dua negara tersebut untuk menunjukkan kepedulian terhadap permasalahan kemanusiaan yang ditimbulkan akibat perang.

“Kunjungan Presiden ini menunjukkan kepedulian terhadap isu kemanusiaan, mencoba memberikan kontribusi untuk menangani krisis pangan yang diakibatkan karena perang dan dampaknya dirasakan oleh semua negara terutama negara berkembang dan berpendapatan rendah, dan terus mendorong spirit (semangat) perdamaian,” imbuhnya.

Ia menambahkan, Presiden RI juga diagendakan akan menggelar pertemuan bilateral dengan presiden Rusia dan Ukraina.

“Dalam kunjungan ke Kiev dan Moskow, tentunya Bapak Presiden akan melakukan pertemuan dengan Presiden Zelenskiy dan Presiden Putin,” tambah Menlu RI.

Retno menyebut, kunjungan Presiden Jokowi ke Rusia dan Ukraina dikatakan sebagai bentuk kontribusi terhadap kondisi yang terjadi antara kedua negara bertetangga itu.

“Meskipun situasinya sulit dan masalahnya kompleks, sebagai Presiden G20 dan salah satu anggota Champion Group dari Global Crisis Response Group yang dibentuk Sekjen PBB, Presiden Jokowi memilih untuk mencoba berkontribusi, tidak memilih untuk diam,” sebutnya.

“Presiden Jokowi akan merupakan pemimpin Asia pertama yang akan melakukan kunjungan ke dua negara tersebut,” sambungnya.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar