WHO: Terlalu Dini Sebut Menang dari Covid-19

Direktur Jenderal Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) Tedros Adhanom Ghebreyesus. (Foto: WHO)

KBRN, Baku: Dunia masih terlalu dini menyatakan menang terhadap Covid-19, menurut Direktur Jenderal Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) Tedros Ghebreyesus.

Tedros juga mengingatkan agar pandemi harus menjadi pembelajaran penting bagi seluruh negara untuk membangun respons kedaruratan yang adil dan andal.

Tedros menyampaikan hal tersebut saat memberikan sambutan dalam Forum Baku Global IX yang digelar di Baku, Azerbaijan, Kamis (16/6/2022).

Forum Baku Global IX merupakan forum internasional yang membahas isu-isu penting global. Forum diikuti perwakilan tingkat tinggi, termasuk mantan kepala negara, pejabat organisasi internasional, dan non-pemerintah dari 50 negara.

"Secara global, jumlah kasus dan kematian COVID-19 yang dilaporkan terus menurun. Tapi masih terlalu dini untuk menyatakan kemenangan," kata Tedros, mengutip dari laman WHO, Jumat (17/6/2022).

Ia menggarisbawahi masih ada satu miliar orang yang belum divaksinasi hingga kini, sebagian besar berada di negara-negara di Afrika dan di tempat lain yang berpenghasilan rendah. Tedros mengatakan untuk mengatasi tantangan ini, WHO memfokuskan pada tiga tindakan utama.

"Pertama, kita harus mengakhiri pandemi. Kami meminta semua negara untuk tetap waspada," katanya.

Ia meminta semua negara mempertahankan pengujian, pelacakan, dan juga terus melakukan vaksinasi, dengan fokus pada petugas kesehatan, orang tua, dan kelompok berisiko.

"Kedua, semua negara harus berinvestasi dalam sistem kesehatan yang tangguh. Secara khusus, WHO menyerukan kepada semua negara untuk melakukan reorientasi radikal sistem kesehatan menuju perawatan kesehatan primer, dengan fokus pada peningkatan kesehatan dan pencegahan penyakit," kata Tedros.

"Ketiga, kita harus mempelajari pelajaran yang diajarkan pandemi kepada kita, dengan membangun arsitektur global yang lebih kuat untuk kesiapsiagaan dan respons darurat kesehatan yang adil, inklusif, dan koheren," tambahnya.

Menurut Tedros, WHO telah mengembangkan proposal dengan 10 rekomendasi utama untuk tata kelola yang lebih kuat, sistem dan alat yang lebih kuat, pembiayaan yang lebih kuat, dan kelembagaan WHO yang lebih kuat di pusat arsitektur kesehatan global.

Ia menegaskan bahwa rekomendasi ini membutuhkan kesepakatan internasional baru tentang kesiapsiagaan dan respons pandemi, dan kini tengah dinegosiasikan oleh sejumlah negara.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar