Biden Akan Kunjungi Arab Saudi

Presiden Amerika Serikat, Joe Biden akan mengunjungi Timur Tengah pada Juli mendatang, dengan salah satu agenda menggelar pertemuan dengan Putra Mahkota Arab Saudi, Mohammed Bin Salman Al Saud (MBS). (Foto:Istimewa)

KBRN, Jakarta : Presiden Amerika Serikat Joe Biden, akan mengunjungi Timur Tengah pada Juli mendatang. 

Juru Bicara Gedung Putih, Karine Jean-Pierre dalam pengarahan pers Selasa (14/06/2022) mengungkapkan, Presiden Biden akan mengunjungi Arab Saudi dan Israel. 

"Kami akan terus merencanakan perjalanan ke Israel dan Arab Saudi. Ini akan menjadi kesempatan bagi Presiden untuk terlibat dengan para pemimpin dari seluruh wilayah Timur Tengah," kata Jean-Pierre seperti dikutip dari Youtube Gedung Putih, Rabu (15/06/2022).

Jean-Pierre memastikan kunjungan kenegaraan Presiden Biden ke wilayah Tengah adalah untuk membawa kepentingan rakyat Amerika.

"Agendanya adalah memberikan hasil bagi rakyat Amerika. Itulah yang dilakukan Presiden ketika berbicara pemimpin-pemimpin, itu adalah prioritas nomor satu. Kemitraan strategis dengan para pemimpin itu dan memastikan bahwa itu benar-benar bermanfaat bagi rakyat Amerika," kata Jean-Pierre.

Selain dijadwalkan mengunjungi Arab Saudi dan Israel, Biden direncanakan akan bertemu Presiden Palestina Mahmoud Abbas ketika berkunjung ke Tepi Barat. 

Media Amerika Serikat melaporkan rencana kunjungan Biden ke Timur Tengah akan berlangsung pada 13 dan 16 Juli. 

Kunjungan Biden ke Arab Saudi menjadi perhatian khalayak, sebab Joe Biden akan bertemu dengan Putra Mahkota Mohammed Bin Salman (MBS). MBS sendiri berdasarkan laporan intelijen Amerika sebagai kandidat pembunuhan Jurnalis Jamal Khashoggi pada 2019. 

Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Amerika, Ned Price memastikan, isu mengenai hak asasi manusia selalu menjadi agenda utama Presiden Biden.

"Beberapa minggu lalu presiden berkata saya tidak akan mengubah pandangan saya tentang hak asasi manusia. Jadi, dalam suatu hubungan tentu saja kami membawa nilai-nilai kami dan hak asasi manusia akan selalu menjadi agenda. Hak asasi manusia selalu ada di atas meja," kata Price dalam pengarahan pers Selasa (14/06/2022) dikutip dari youtube Kementerian Luar Negeri Amerika Serikat.

Isu ketersediaan energi global juga akan dibahas Biden bersama Arab Saudi dan Negara-negara yang tergabung dalam Dewan Kerja Sama Teluk (GCC).

"Ada juga kepentingan lain termasuk energi dan kami telah membicarakan keinginan kami untuk melihat Pasokan energi Global yang stabil. Ini telah menjadi topik diskusi secara bilateral dengan anggota OPEC. Itu akan menjadi agenda ketika Presiden Biden bertemu dengan GCC dan bertemu dengan para sahabat Arab Saudi di sana bulan depan," ujar Price menerangkan. 

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar