Amerika Serikat Menyita Kargo Minyak Rusia

Ilustrasi kapal kargo minyak. (Foto: Istimewa)

KBRN, Jakarta: Amerika Serikat (AS) telah menyita dan mengambil alih kargo minyak Iran dalam kapal yang dioperasikan Rusia di dekat sebuah kepulauan di Yunani. 

Kargo sitaan tersebut nantinya akan dikirim ke Amerika Serikat dengan kapal lain. Sebelumnya, kapal kargo dengan 19 awak Rusia tersebut sudah disita oleh pihak Yunani.

"Kargo telah dipindahkan ke kapal lain yang disewa oleh AS," kata sumber Kementerian Perkapalan Yunani dilansir dari laman Reuters, Jumat (27/5/2022).

Kapal tersebut sebelumnya berbendera Rusia, tetapi berganti bendera Iran sejak 1 Mei 2022. Penyitaan tersebut dilakukan Yunani sebagai bagian dari sanksi Uni Eropa terhadap Rusia atas invasi ke Ukraina.

Penyitaan itu dikonfirmasi oleh sumber Barat terpisah yang mengetahui masalah tersebut, dan mengatakan, kargo tersebut dipindahkan ke tanker Ice Energy berbendera Liberia--dioperasikan oleh perusahaan pelayaran Yunani, Dynacom.

"Departemen Kehakiman AS memberi tahu Yunani, bahwa kargo di kapal itu sebenarnya adalah kargo minyak milik Iran, bukan Rusia. Namun, Rusia memberi dukungan untuk sesuatu yang ilegal di kapal tersebut," klaim Kementerian Perkapalan Yunani.

Yunani menduga Rusia melakukan kegiatan ilegal lantaran memberi dukungan untuk jaringan penyelundupan minyak dan pencucian uang Iran yang dilakukan Pasukan Quds, Pengawal Revolusi Iran di kapal tersebut.

Alhasil, penyitaan itu berlangsung setelah pengadilan distrik AS mengeluarkan perintah untuk pengiriman kargo dan menetapkan kasus ini sebagai kasus perampasan perdata.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar