Kedubes Inggris Tanam Pohon Rayakan Tahta Ratu

Wakil Duta Besar Inggris untuk Indonesia dan Timor Leste, Rob Fenn (kanan/jas hitam) bersama empat Duta Besar negara-negara anggota Persemakmuran, menanam pohon Gaharu merayakan 70 tahun Ratu Elizabeth II menjabat sebagai Ratu Inggris, Rabu (18/05/2022) sore, di Taman Kedutaan Besar Inggris, Jakarta Selatan. (Retno Mandasari/RRI)

KBRN, Jakarta: Memperingati 70 tahun Ratu Elizabeth II menjabat sebagai Ratu Inggris, Kedutaan Besar Inggris di Jakarta menanam Pohon Gaharu di Taman Kedutaan, Jakarta Selatan, Rabu (18/5/2022) sore.

Wakil Duta Besar Inggris untuk Indonesia dan Timor Leste Rob Fenn mengatakan, penanaman pohon Gaharu dalam perayaan yang dikenal sebagai “Platinum Jubilee” ke-70 tahun tahta Yang Mulia Ratu Inggris tersebut merupakan bentuk dukungan terhadap inisiatif Ratu Elizabeth II yaitu “Kanopi Hijau Ratu”.

“Dengan berkumpul di sini hari ini, kita semua mendukung inisiatif Queen’s Green Canopy, yang sejauh ini telah menanam lebih dari satu juta pohon di Inggris dalam perayaan Platinum Jubilee, 70 tahun tahta Yang Mulia Ratu Inggris,” ungkap Fenn dalam konferensi pers usai penanaman pohon.

Ia menjelaskan, penanaman pohon pada perayaan 70 tahun Ratu Elizabeth II menjabat sebagai Ratu Inggris tersebut, juga menjadi simbol harapan terjadinya penguatan hubungan bilateral RI-Inggris hingga 70 tahun ke depan.

“Sungguh luar biasa Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) bersama kami hari ini untuk menanam pohon dan berbicara tentang 70 tahun dan memikirkan 70 tahun ke depan Inggris-Indonesia berkembang, dan tumbuh. Ini merupakan cara yang indah untuk mengingat apa yang telah dilakukan Ratu kami selama 70 tahun,” tambahnya.

Perayaan 70 tahun tahta Ratu Inggris juga dinilai sangat relevan dengan upaya Ratu Elizabeth II berjuang melawan perubahan iklim.

Sehingga menurut Fenn, penanaman pohon Gaharu di taman kedutaan besar merupakan bentuk dukungan nyata terhadap komitmen Ratu Inggris tersebut.

“Dia (Ratu Elizabeth II) telah bertahta selama 70 tahun, orang-orang seperti itu bisa berpikir panjang dengan cakrawala yang panjang. Jadi saya pikir sangat indah dan tepat kita menghormatinya melalui sesuatu yang abadi seperti menanam pohon. Kita bisa memikirkan bagaimana Inggris 70 tahun mendatang dan bagaimana Inggris-Indonesia 70 tahun mendatang,” terangnya menambahkan.

Sedangkan dipilihnya pohon Gaharu adalah karena dianggap memiliki manfaat yang baik dan memiliki nilai sangat tinggi.

“Saya pikir kami mengambil saran dari para ahli. Ini adalah pohon yang indah dan akan tumbuh indah. Saya pikir pohon Gaharu memiliki kayu yang sangat keras. Kita mendapatkan kayu yang harum dan terkadang bisa menjadi obat-obatan. Jadi, secara simbolis, saya pikir Gaharu adalah pohon yang berguna dan pohon yang cukup berharga,” pungkas Rob Fenn.

Penanaman pohon Gaharu di taman Kedutaan Besar Inggris turut diikuti oleh sejumlah Duta Besar negara-negara anggota Persemakmuran, yakni Duta Besar Selandia Baru, Australia, Papua Nugini, Kepulauan Solomon, pejabat Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), serta Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas).

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar