Kasus Covid-19 Singapura Meningkat, WNI: Aktivitas Dibatasi

Foto: istimewa

KBRN, Jakarta: Salah seorang Warga Negara Indonesia (WNI) di Singapura Gevin mengaku aktivitasnya sehari-hari dibatasi oleh otoritas Singapura. Hal itu menyusul masih meningkatnya kasus Covid-19 di negara jiran tersebut.

"Covid-19 di Singapura tinggi dan meningkat, yang kerja di kantor masuk tiga hari, dua hari di rumah," ungkapnya dalam perbincangan bersama  Pro 3 RRI, Kamis (20/1/2022).

Menurutnya, pembatasan juga diberlakukan di pusat perbelanjaan. 

"Ada pembatasan jadi tidak banyak orang yang masuk di toko tertentu itu, mereka membatasi dan mengharuskan selalu menggunakan masker," tukasnya.

Menurutnya, jika di jalan tidak memakasi masker maka akan dikenakan denda.

"Ada pengawasnya, kalau baru pertama kali cuma ditegur, kalau berkali-kali baru kena denda," tandasnya.

Di Singapura pun terdapat aplikasi TraceTogether yang fungsinya seperti PeduliLindungi.

"Jadi kemana pun pergi menggunakan aplikasi tersebut dan harus scan barcode," katanya. 

Data dari Worldometers.info, hingga kini kasus Covid-19 di Singapura mencapai 296.077 kasus dengan 844 kasus kematian dan tingkat kesembuhan 286.038 kasus. (imr)

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar