Ribuan Penyu Bertelur di Pantai Nikaragua

(Phys.org)
(Phys.org)

KBRN, San Juan del Sur: Ribuan penyu bertelur di pantai Nikaragua selama akhir pekan di bawah pengawasan ketat tentara, yang melindungi sarang merka dari kemungkinan pemangsa—termasuk manusia.

Penyu lekang zaitun (Lepidochelys olivacea) bermigrasi jauh untuk bertelur antara bulan Juli dan Januari di suaka margasatwa pantai Pasifik La Flor dan Chacocente, daerah di mana spesies yang terancam punah dilindungi dari pemangsa yang menjarah sarangnya.

Pantai La Flor, di San Juan del Sur, adalah tujuan wisata di Nikaragua selatan. Ini adalah lokasi yang ideal bagi penyu lekang untuk bersarang karena iklim tropis dan perairannya yang hangat, yang mendorong reproduksi, menurut para pemerhati lingkungan, seperti dikutip dari Phys.org, Rabu (8/12/2021).

Spesies penyu, yang saat dewasa berukuran panjang sedikit lebih dari setengah meter dan beratnya sekitar 38 kilogram, dapat bertelur sekitar 90 telur dalam 24 jam. Proses inkubasi memakan waktu 40 hingga 70 hari.

Pihak berwenang di Kementerian Sumber Daya Alam dan Lingkungan Nikaragua memperkirakan bahwa untuk setiap 100 penyu yang menetas, 90 masuk ke laut, tetapi hanya tiga yang mencapai dewasa.

Otoritas lingkungan menerapkan rencana konservasi penyu dalam kemitraan dengan tentara untuk mencegah warga sekitar menjarah sarang-sarangnya.

Penyu lekang zaitun, yang dibedakan dari warna hijau zaitunnya, adalah salah satu dari lima spesies penyu yang bersarang di Nikaragua, selain penyu hijau, penyu sisik, penyu tempayan, dan penyu belimbing.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar