Penerbangan Dibatalkan Akibat Meluapnya Lava La Palma

(Euronews)

KBRN, La Palma: Lava terus melonjak dari celah baru dalam gunung berapi Cumbre Vieja la Palma pada hari Sabtu (27/11/2021), menghancurkan segala sesuatu di belakangnya.

Gumpalan abu naik menjadi sekitar tiga setengah ribu meter di ketinggian pada hari Jumat, sementara awan debu melayang menuju bandara, yang telah ditutup selama seminggu.

Dipicu oleh badai, abu ini terus mengganggu bisnis dan pariwisata lokal.

Banyak operator maskapai membatalkan penerbangan ke pulau Spanyol. Salah satu operator tersebut, TUI mengumumkan tidak akan melanjutkan penerbangan ke pulau itu hingga 16 Desember, seperti dikutip dari Euronews, Minggu (28/11/2021).

Dalam pernyataannya, TUI mengatakan, "Karena situasi yang sedang berlangsung, sayangnya kami harus membatalkan semua penerbangan ke La Palma yang berangkat hingga dan termasuk 15 Desember 2021".

Para pejabat mengatakan letusan yang dimulai pada 19 September dapat berlangsung hingga tiga bulan yang dapat menjadi pukulan besar bagi ekonomi pulau tersebut yang sudah rapuh itu.

Menurut National Geographic Institute, total 44 gempa bumi dilaporkan dalam periode 24 jam antara Kamis dan Jumat.

Sejauh ini, lebih dari 340 hektar lahan pertanian telah dihancurkan oleh batuan cair, 211 hektare lahan ini ditutupi oleh perkebunan pisang.

Selain itu, ketika lava bertemu dengan laut, ia memicu reaksi kimia, menciptakan kabut tebal gas beracun.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar