Indonesia Serukan Realisasi Komisi Dagang Bersama Mesir

KBRN, Kairo: Indonesia mengharapkan Join Trade Committee (Komisi Dagang Bersama) Mesir, dapat segera terealisasi.

Duta Besar RI untuk Mesir Lutfi Rauf menyebut, perolehan volume perdaganganan antara Indonesia dan Mesir yang naik, menujukkan kerja sama perdagangan kedua negara berjalan baik meski di tengah pandemi COVID-19.

“Dengan adanya peningkatan ekspor produk Indonesia ke Mesir sebesar 46,5% (Januari-Agustus 2021) dan ekspor Mesir ke Indonesia meningkat sebesar 53% (Januari-Agustus 2021) di masa Pandemi COVID-19 ini memberi contoh nyata bahwa Indonesia dan Mesir tidak saling bersaing. Sebaliknya, saling melengkapi, petikan poin-poin penting,” ungkap Lutfi Rauf yang didapuk sebagai Tamu Kehormatan di even The First Egyptian Marketing Forum for Dates, di Kota Kharga, Provinsi ElWadi Elgadid Senin (18/10/2021), dikutip RRI.co.id Jumat (22/10/2021).

Menurut Lutfi Rauf draf nota kesepahaman telah disiapkan oleh kedua pihak.

“Draf nota kesepahaman sudah disiapkan dan perlu direalisasikan penandatanganan dimaksud sesegera mungkin,” tambahnya.

Dijelaskan Lutfi alasan lain perlu segera disepakatinya Kamar Dagang Bersama antara Indonesia dan Mesir, juga merujuk pada pertumbuhan ekonomi kedua negara.

“Mesir adalah negara dengan pertumbuhan ekonomi terkuat di Afrika Utara sebesar 2,9% (Juni 2021) dengan 102 juta penduduk dan PDB sebesar USD 3050. Sedangkan, Indonesia dengan jumlah penduduk lebih dari 270 juta, merupakan negara dengan perekonomian terbesar di Asia Tenggara, pertumbuhan ekonomi sebesar 3,31% (Juni 2021) dengan PDB USD 4,450,” paparnya.

Atase Perdagangan Kedutaan Besar RI (KBRI) Kairo, Irman Adi Purwanto menyatakan, Komisi Dagang Bersama diharapkan dapat membahas berbagai cara, untuk meningkatkan kerja sama ekonomi bersama kedua negara di bidang perdagangan, industri dan investasi.

“Total perdagangan Indonesia-Mesir periode Januari-Agustus 2021 sebesar USD 1,12 miliar atau meningkat 47,3% dibanding periode yang sama tahun 2020 sebesar USD 761 juta. Ekspor Indonesia ke Mesir periode Januari-Agustus 2021 mencapai USD 978 juta atau meningkat 46,5% dibanding periode yang sama tahun 2020 sebesar USD 668 juta,” terang Irman Adi Purwanto.

“Adapun ekspor Mesir ke Indonesia juga mengalami peningkatan sebesar USD 142 juta atau meningkat 53% dibanding periode yang sama tahun 2020 sebesar USD 93 juta,” sambungnya.

Pada 2020 Indonesia-Mesir terkonsentrasi pada upaya memutus mata rantai COVID-19 dan pemulihan ekonomi.

Meski pandemi, total volume perdagangan antara kedua negara menunjukkan pertumbuhan positif sebesar 2,3%.

Dalam rangkaian Forum Kurma, Dubes RI untuk Mesir sebagai tamu kehormatan diberi kesempatan untuk menanam pohon kurma di “Taman 30 Juni” serta meninjau beberapa proyek UMKM di sekitar Kota Khargah.

Forum Kurma  selain dimeriahkan dengan pameran kurma dan kerajinan tangan yang diikuti oleh 300 eksibitor kurma Mesir, pada 19 – 20 Oktober, juga dirangkaikan dengan kunjungan ke Perkebunan Kurma serta ke beberapa kawasan industri pengembangan produk pertanian di Kota Dakhla dan Farafra yang juga menyimpan potensi mineral fosfat yang menjadi sumber daya alam utama di Mesir. (Foto : KBRI Kairo)

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00