Covid-19 di Inggris Kembali Melonjak

Foto: ist

KBRN, Jakarta: Inggris kembali mengalami lonjakan Covid-19. Inggris mencatat 45.140 kasus baru. Angka ini naik dari Sabtu (16/10/2021) 43.275. 

Ini menjadikan total kasus Covid-19 Inggris menjadi 8.449.165 sejak pandemi masuk ke negeri itu 2020.

Mengutip Worldometers,  kasus aktif Covid-19 saat ini tercatat 1.394.142. Kasus serius sebanyak 783.

Kemarin, angka kematian tercatat bertambah 57 kasus. Ini menjadikan total warga yang meninggal karena Covid-19 sejak pandemic terjadi menjadi 138.584.

Berdasarkan data Our World in Data, 14 Oktober, Inggris memang sudah menyuntik satu dosis vaksin ke 73,8% populasi dan dua dosis ke 67,5% warga. Namun cakupan vaksin anak dan remaja masih tiga kali lebih rendah, dibanding Skotlandia.

Ini jadi tantangan bagi negara itu menjelang musim dingin yang trennya membuat kasus flu melonjak. Para ahli khawatir Covid-19 juga akan semakin naik, membebani rumah sakit dan menaikkan angka kematian.

Sementara itu, mengutip Johns Hopkins, beban kasus Inggris lebih tinggi menurut standar global. Inggris memiliki 589,68 insiden kasus baru per juta, dua kali lipat AS dan lima kali lipat Jerman.

Sejak Juli lalu, pemerintah Inggris resmi mencabut pembatasan pandemi virus corona. Seluruh aturan social distancing dihapus, meski ini memicu kecaman para ilmuwan dan partai oposisi karena dianggap berbahaya.

Selain itu, kelab-kelab malam pun dibuka kembali dan semua tempat acara indoor bisa beroperasi kembali dalam kapasitas penuh. Setelah pembatasan dicabut, aturan wajib masker dan bekerja dari rumah (WFH) juga dihapus.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00