Expo 2020 Dubai, KLHK Gelar Forum Bisnis

Salah satu bagian dari Paviliun Indonesia dalam Expo 2020 Dubai (Dok. Antara)

KBRN, Jakarta: Sebagai bagian dalam partisipasi Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) di perhelatan Expo 2020 Dubai, KLHK menggelar forum bisnis bertajuk “Investasi dan Pengembangan Multiusaha Kehutanan di Indonesia” dan “Potensi dan Peluang Investasi dalam Perdagangan Produk Kehutanan” pada 11 Oktober 2021. 

Forum ini merupakan salah satu upaya KLHK dalam mengenalkan potensi hasil hutan Indonesia dan menarik investasi. 

Direktur Jenderal Pengelolaan Hutan Lestari, KLHK, Agus Justianto, menyampaikan, bahwa pelaksanaan forum bisnis ini diharapkan dapat membuka peluang dan meningkatkan pemasaran produk dari multiusaha kehutanan ke pasar Middle East dan pasar tradisional lainnya. 

“Kami begitu bersemangat karena acara ini dihadiri oleh banyak pelaku usaha asal Uni Emirat Arab, dan kami berkesempatan untuk menceritakan kekayaan hutan Indonesia serta potensi luar biasa yang kita miliki dari sektor perdagangan,” demikian keterangan resmi Agus Justianto, seperti diterima RRI.co.id di Jakarta, Minggu (17/10/2021).

Dikatakan Agus, promosi produk industri kehutanan menargetkan kenaikan sebesar 2 persen dari nilai ekspor tahun ini atau sekitar 0,22 Miliar penambahan. 

Selanjutnya, Direktur Jenderal Konservasi Sumber Daya Alam dan Ekosistem, KLHK, Wiratno, menjelaskan, bahwa forum bisnis seperti ini merupakan wadah yang begitu strategis untuk mengenalkan potensi Indonesia dan meningkatkan ekspor produk hasil hutan.

“Dalam kesempatan ini kami juga mengenalkan keindahan wisata alam Indonesia, kami harapkan dengan mengenalkan ekowisata seperti di Kalimantan Timur, Kalimantan Barat, Jambi, dan banyak tempat lainnya akan membantu menarik investasi masuk ke Indonesia,” kata Wiratno. 

Dalam kegiatan bisnis forum, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan juga memperkenalkan 12 jenis kayu tropis Indonesia siap ekspor seperti benuang, bintangur, duabanga, jabon, matoa, nyatoh, nyawai, resak, samama, sindur, gerogong, dan Medang. 

Pada saat itu, 12 jenis kayu siap ekspor dan juga berbagai produk UMKM dari hasil hutan kayu dan hasil hutan bukan kayu, ditampilkan kepada pengunjung Expo 2020 Dubai di area rolling exhibition Paviliun Indonesia.

Selain acara ini dihadiri langsung oleh Direktur Jenderal Pengelolaan Hutan Lestari, Agus Justianto dan Direktur Jenderal Konservasi Sumber Daya Alam dan Ekosistem, Wiratno. 

Forum bisnis ini juga dihadiri secara daring oleh Wakil Menteri Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Alue Dohong dan sejumlah calon investor dan buyer yang hadir secara langsung di Business Lounge Paviliun Indonesia, meliputi pelaku usaha terkait kertas, mebel, kerajinan, plywood, konstruksi bahan bangunan, dan hasil hutan bukan kayu. (Miechell Octovy Koagouw)

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00