600 Pengungsi di Jakarta Telah Divaksinasi

Direktur HAM dan Kemanusiaan Kementerian Luar Negeri RI Achsanul Habib (Retno Mandasari/RRI)

KBRN, Jakarta: Sebanyak 600 pengungsi di wilayah DKI Jakarta, telah mendapatkan vaksinasi COVID-19 dosis pertama pada 7 – 8 Oktober.

Direktur HAM dan Kemanusiaan Kementerian Luar Negeri RI Achsanul Habib mengatakan, proses vaksinasi ratusan pengungsi sempat mengalami kendala, terkait sumber anggaran yang akan digunakan.

“Terkait teknis pembahasannya memang panjang, karena pertama mereka warga negara asing yang tidak dikategorikan sebagai Warga Negara Asing (WNA) legal. Seperti, misalnya perwakilan asing, ekspatriat, dan sebagainya. Sehingga, kita harus memastikan bersama badan pengungsi internasional UNHCR dan IMO, kira-kira teknisnya seperti apa,” ungkap Achsanul Habib ketika menghadiri media gathering di Jakarta yang diikuti RRI.co.id, Selasa (12/10/2021).

Masalah lain yang dihadapi terkait nomor kependudukan para pengungsi yang tidak memenuhi persyaratan pemerintah Indonesia.

“Mengingat vaksin itu base-nya adalah NIK (Nomor Induk Kependudukan). NIK itu basis 16 digit. Sementara, pengungsi itu hanya lima digit. Berarti tidak bisa dimasukkan ke PeduliLindungi. Sementara, kontrol terhadap orang yang divaksin itu adalah kontrol yang terintegrasi nasional,” imbuhnya.

Menurut Achsanul, sebagai upaya mencapai herd immunity, Pemrov DKI, Satgas Pengungsi, Kemkes dan KADIN, akhirnya memutuskan pemberian vaksin kepada para pengungsi asing melalui program “Gotong-royong”.

“Jalan keluarnya kami berkoordinasi dengan satgas pengungsi dan kemenkes dengan pemprov DKI untuk mencari jalan keluar dengan program vaksin Gotong-royong. Inilah yang dilakukan pada 7 – 8 Oktober sebagai pilot project dan vaksin kedua akan dilakukan pada akhir bulan,” terang Achsanul Habib.

“Jika, nanti tidak ada kendala adminstrasi lancar, tidak ada masalah financial teknis, dan sebagainya, pemprov DKI bekerjasama dengan KADIN akan melebarkan ke Jabodetabek,” sambungnya.

Ditargetnya pemberian vaksin COVID-19 menyasar kepada 1.000 pengungsi di wilayah Jakarta.

“Sekarang 600 pengungsi yang divaksinasi, target sekitar 1.000 orang di Jakarta,” pungkas Achsanul Habib.

Pemberian vaksin COVID-19 juga telah diberikan oleh pemerintah daerah Kupang, Aceh Timur dan Pekanbaru kepada para pengungsi di wilayah masing-masing. (Miechell Octovy Koagouw)

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00