Buah dan Sayuran di Prancis Tanpa Plastik

ilustrasi buah dan sayur

KBRN, Samarinda: Prancis akan melarang kemasan plastik untuk hampir semua buah dan sayuran mulai Januari 2022 dalam upaya mengurangi sampah plastik.

Dikutip dari Reuters, kementerian lingkungan Prancis menerbitkan daftar sekitar 30 buah dan sayuran yang harus dijual tanpa kemasan plastik mulai 1 Januari. Daftar tersebut mencakup daun bawang, terong dan tomat bundar serta apel, pisang, dan jeruk.

"Kami menggunakan plastik sekali pakai dalam jumlah yang berlebihan dalam kehidupan sehari-hari. Undang-undang ekonomi melingkar bertujuan untuk mengurangi penggunaan plastik sekali pakai," kata kementerian lingkungan Prancis, Selasa (12/10/2021).

"Dan meningkatkan substitusi dengan bahan lain atau kemasan yang dapat digunakan kembali dan dapat didaur ulang," tambahnya.

Buah-buahan potong dan buah-buahan dan sayuran halus dalam jumlah terbatas masih dapat dijual dengan kemasan plastik untuk saat ini, tetapi itu akan dihapus secara bertahap pada akhir Juni 2026.

Kemasan plastik akan dilarang pada akhir Juni 2023 untuk tomat ceri, kacang hijau dan buah persik, dan pada akhir 2024 untuk endives, asparagus, jamur, beberapa salad dan rempah-rempah serta ceri.

Akhir Juni 2026, raspberry, stroberi, dan buah beri lainnya harus dijual tanpa plastik. Mulai Januari 2023, Prancis juga akan melarang peralatan makan sekali pakai di restoran cepat saji untuk makanan yang disantap di tempat.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00