FOKUS: #PEMBELAJARAN ERA PANDEMI

THEF 2021, Taiwan-Indonesia Fokus Kolaborasi Pendidikan

Representatif TETO Indonesia, John C. Chen, dalam pembukaan 2021 Taiwan Higher Education Fair (THEF). Dirinya mengatakan, pemerintah  Taiwan berupaya membuat para pelajar tetap dapat bersekolah dan masyarakat yang tinggal di Taiwan dapat menikmati kehidupan yang aman meski masih dilanda pandemi Covid-19. Tak hanya itu, biaya kuliah yang terjangkau dan kualitas tinggi pendidikan di Taiwan menjadi alasan lebih dari 13.000 pelajar Indonesia melanjutkan pendidikannya di Taiwan (Foto: TETO Indonesia)

KBRN, Jakarta: Divisi Pendidikan Taipei Economic and Trade Office (TETO) di Indonesia bekerja sama dengan Asia University dan 3 kantor Taiwan Education Center (TEC) di Indonesia mengadakan Taiwan Higher Education Fair (THEF) 2021.

Kegiatan yang dilakukan secara daring ini diikuti oleh 63 Universitas Taiwan sehingga THEF kali ini memecahkan rekor jumlah universitas terbanyak dibandingkan THEF sebelumnya.

Deputi Bidang Politik Kementerian Pendidikan Taiwan, Mon-Chi Lio mengatakan, bahwa Kementerian Pendidikan Taiwan menjadikan kolaborasi bidang pendidikan dengan Indonesia sebagai fokus utama.

“Dalam beberapa tahun terakhir, sejalan dengan Kebijakan Baru ke Arah Selatan oleh Pemerintah Taiwan, sudah banyak program kerja yang dilakukan untuk menggalakkan pertukaran bilateral,” kata Mon-Chi Lio dalam sambutannya di pembukaan acara THEF, seperti dikutip RRI.co.id, Senin (27/9/2021).

Ia menjelaskan sejumlah program beasiswa Kementerian Pendidikan Taiwan untuk pelajar Indonesia melanjutkan pendidikan di Taiwan, di antaranya program Huayu Enrichment Scholarship (HES) untuk pelajar Indonesia belajar Bahasa Mandarin di Taiwan, program beasiswa ELITE untuk para dosen Indonesia melanjutkan pendidikan di Taiwan, dan masih banyak lagi program beasiswa lainnya.

“Kementerian Pendidikan Taiwan berharap bahwa melalui program-program ini, kerja sama bidang pendidikan antara Taiwan dan Indonesia akan terus diperdalam,” ujar Mon-Chi Lio.

Sementara itu, Representatif TETO Indonesia, John C. Chen mengatakan pemerintah  Taiwan berupaya membuat para pelajar tetap dapat bersekolah dan masyarakat yang tinggal di Taiwan dapat menikmati kehidupan yang aman meski masih dilanda pandemi Covid-19.

Tak hanya itu, lanjut John, biaya kuliah yang terjangkau dan kualitas tinggi pendidikan di Taiwan menjadi alasan lebih dari 13.000 pelajar Indonesia melanjutkan pendidikannya di Taiwan.

“Ketika kembali ke Indonesia setelah menyelesaikan studinya di Taiwan dan tertempa dengan sangat baik oleh universitas di Taiwan, pelajar Indonesia akan menjadi sumber daya yang bertalenta tinggi yang mampu berkontribusi besar bagi sektor akademik maupun sektor esensial lainnya,” kata John.

Kegiatan Taiwan Higher Education Fair (THEF) 2021, dihadiri oleh Presiden Asia University, serta 3 Rektor dari universitas mitra TEC di Indonesia yakni Universitas Airlangga (UNAIR), Universitas Negeri Jakarta (UNJ), dan Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY).

Adapun presentasi universitas di THEF disiarkan secara langsung dari 27 hingga 29 September, namun rekaman video presentasi akan ada di website pameran daring (www.taiwanedufair.com) selama satu bulan.

Informasi terkait pendaftaran, jurusan yang tersedia, program belajar bahasa Mandarin, dan fasilitas dari setiap universitas juga telah ditampilkan secara lengkap di website.

Dengan mengakses website pameran daring, peserta THEF juga dapat dengan mudah menikmati sesi konsultasi langsung bersama representatif resmi universitas dari 27 September hingga 1 Oktober.

THEF yang rutin digelar tiap tahunnya ini menjadi kesempatan dan wadah terbaik bagi orang tua dan pelajar Indonesia untuk berkonsultasi dengan universitas-universitas di Taiwan, hal ini dikarenakan pengembangan fitur konsultasi daring di THEF yang juga semakin meningkatkan kualitas komunikasi dua arah dalam pameran pendidikan daring. (Miechell Octovy Koagouw)

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00