Belanda Sarankan Suntikan Penguat bagi Kekebalan Bermasalah

(Medical Xpress)

KBRN, Amsterdam: Badan penasihat medis pemerintah Belanda mengatakan pada hari Selasa (14/9/2021) bahwa suntikan penguat vaksin virus corona harus diberikan "dengan prioritas tinggi" bagi mereka dengan sistem kekebalan yang sangat terganggu.

Dewan Kesehatan Belanda juga mengatakan dalam nasihat tertulisnya kepada pemerintah bahwa pemberian suntikan penguat kepada seluruh penduduk Belanda saat ini tidak diperlukan tetapi mengatakan persiapan harus dilakukan untuk memberikan suntikan penguat jika sudah jelas bahwa efektivitas vaksin dalam mencegah penyakit serius menurun.

"Sementara perlindungan beberapa vaksin COVID-19 terhadap infeksi telah berkurang dari waktu ke waktu, perlindungan terhadap penyakit serius belum," kata dewan tersebut, seperti dikutip dari Medical Xpress, Rabu (15/9/2021).

"Oleh karena itu, saat ini hampir tidak ada ruang untuk meningkatkan perlindungan terhadap penyakit serius dan kematian dengan penguat," tambahnya.

Sekitar 62% dari populasi Belanda yang berjumlah 17,5 juta orang telah divaksinasi lengkap—sejumlah 77% orang dewasa.

Perdana Menteri sementara Mark Rutte dijadwalkan menggelar konferensi pers pada Selasa malam untuk mengumumkan relaksasi penguncian di negara itu.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00