Banjir London, Stasiun Kereta Bawah Tanah Terendam

Foto: AFP

KBRN, Jakarta: Banjir terjadi di London, Inggris, yang merendam jalan utama hingga stasiun kereta bawah tanah di ibu kota.

"Tim darurat menangani banjir parah di seluruh London," ujar Wali Kota London, Sadiq Khan, seperti dikutip AFP dari CNN, Selasa (27/7/2021).

Sejumlah badan berwenang juga memperingatkan warga soal potensi curah hujan hingga 10 sentimeter di sejumlah daerah. 

Angka tersebut nyaris dua kali lipat dari rata-rata curah hujan dalam satu bulan setiap Juli.

Khan kemudian menjabarkan bahwa berbagai layanan transportasi publik terganggu akibat banjir. Ia pun mengimbau warga agar menghindari berjalan atau berkendara di sekitar area banjir.

Juru bicara Transportasi untuk London (TfL) mengatakan bahwa sejumlah rel kereta dan kereta bawah tanah juga berhenti beroperasi karena banjir ini.

"Dengan sejumlah rute bus dialihkan dan beberapa layanan rel kereta terkena dampak hingga stasiun ditutup, kami mengimbau pelanggan memeriksa informasi terbaru sebelum bepergian demi menjamin keselamatan," ujar jubir TfL. 

Selain itu, hujan deras juga mengganggu operasional di sejumlah rumah sakit di London, seperti Newham University Hospital dan Whipps Cross University Hospital.

"Selama layanan hanya tersedia bagi pasien gawat darurat, pasien lainnya kami minta untuk ke rumah sakit lain jika bisa, demi membantu kami mencari solusi terlebih dulu," ujar juru bicara Barts Health NHS Trust.

Sementara itu, perahu penyelamat mulai terlihat di beberapa titik di London. Brigade Pemadam Kebakaran London menyatakan bahwa mereka menerima ratusan laporan banjir di ibu kota.

"Kami menerima setidaknya 600 laporan insiden banjir, termasuk banjir di jalan dan properti, laporan atap runtuh, hingga kendaraan terendam banjir. Kru menggunakan peralatan khusus penyelamatan air untuk mengevakuasi lima orang yang terjebak banjir," demikian pernyataan pemadam kebakaran London.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00