KTT NATO Singgung Perilaku Rusia dan Tiongkok

Konferensi Tingkat Tinggi ke-31, North Atlantic Treaty Organization (NATO) atau disebut juga Pakta Pertahanan Atlantik Utara (NATO) di Brussel, Belgia, Senin, 14 Juni 2021 (Dok. Istimewa)

KBRN, Jakarta: Senin (14/6/2021) pagi para kepala negara anggota NATO, tiba di Brussel, Belgia, untuk menghadiri Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ke – 31.

Sejumlah kepala negara seperti Presiden Amerika Serikat Joe Biden dan Presiden Kanada Justin Trudeau, tiba di Brussel usai menghadiri KTT G7 di Cornwall, Inggris pada 11 – 13 Juni.

Perilaku Rusia dan Tiongkok di kawasan, menjadi perhatian khusus para negara anggota.

Sekretaris Jenderal NATO Jens Stoltenberg menyebutkan, saat ini hubungan NATO bersama Rusia berada pada titik terendah.

“Hubungan kita dengan Rusia berada pada titik terendah sejak berakhirnya Perang Dingin, hal ini disebabkan oleh tindakan agresif Rusia,” ucap Stoltenberg dalam keterangan pers menjelang dimulainya KTT NATO ke – 31, seperti dikutip RRI.co.id, Senin (14/6/2021).

Tidak hanya itu, Stoltenberg menyoroti kebangkitan militer Tiongkok hingga tumbuhnya pengaruh dan perilaku koersif, diakui turut menimbulkan sejumlah tantangan bagi keamanan negara-negara NATO.

“Kita tidak memasuki Perang Dingin baru dan Tiongkok sekarang bukan musuh kita. Tetapi, kita perlu bersama-sama mengatasi tantangan yang dipaksakan oleh Tiongkok terhadap keamanan kita sebagai sekutu,” terangnya.

Presiden Biden menegaskan, Rusia dan Tiongkok menjadi tantangan baru bagi NATO, yang bertindak tidak sesuai dengan harapan.

“Saya pikir ada pengakuan yang berkembang selama beberapa tahun terakhir, bahwa kita memiliki tantangan baru dan Rusia yang tidak bertindak dengan cara yang konsisten dengan apa yang kita harapkan begitupula dengan Tiongkok. Saya ingin membuatnya jelas, NATO sangat penting untuk kepentingan Amerika Serikat,” ujar Biden ketika menggelar pertemuan bilateral bersama Sekjen NATO.

Presiden Kanada Justin Trudeau mengatakan, negara-negara NATO perlu bersatu untuk menghadapi perilaku Rusia, yang disebutnya telah mengganggu negara-negara anggota NATO.

“Saya pikir seperti yang Anda tunjukkan, Rusia sekarang lebih buruk dalam hal keterlibatannya dengan negara-negara NATO dan lebih mengganggu daripada beberapa dekade dan di situlah kita perlu bersatu,” tegas Trudeau dalam pertemuan bilateral bersama Sekjen NATO.

KTT NATO ke – 31 dirangkaikan dengan Pertemuan Dewan Atlantik Utara untuk tingkat Kepala Negara dan Pemerintahan.

Namun, pertemuan 30 sekutu di Brussel saa tini adalah untuk mendengarkan komitmen Biden untuk pertahanan kolektif NATO setelah kepemimpinan Donald Trump.

Sebab, pada 2017 hingga 2019 di KTT NATO pendapat Trump terhadap sekutu menciptakan kesan krisis. (Miechell Octovy Koagouw)

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00