Macron dan Biden Akrab di KTT G7

KBRN, Jakarta: Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G7 yang dihadiri oleh para pemimpin negara anggota pada 11-13 Juni di Cornwall, Inggris, menyisakan cerita unik antara Presiden Prancis Emmanuel Macron dan Presiden Amerika Serikat Joe Biden.

Keduanya terlihat akrab selama pelaksanaan KTT, bahkan menggelar pertemuan “one on one” di sela-sela pelaksanaan hari kedua. Macron menyebut, sangat senang dengan kehadiran Biden pada pertemuan serta dipuji sebagai pemimpin yang siap untuk bekerja sama.

"Saya ingin mengucapkan terima kasih atas diskusi kita kemarin dan sesi kerja yang kita miliki. Memang kita harus menghadapi pandemi dan covid-19 ini, kita harus menghadapi banyak perubahan, banyak krisis, perubahan iklim dan untuk semua masalah ini yang kita butuhkan adalah kerja sama dan saya pikir itu bagus untuk memiliki presiden AS sebagai bagian dari klub dan sangat bersedia untuk bekerja sama," kata Macron dalam rekaman pertemuan yang berlangsung sebagaimana dikutip RRI, Sabtu (12/6/2021).

Hubungan antara Prancis dan Amerika Serikat sempat renggang, setelah Presiden Donald Trump menarik keluar Amerika Serikat dari Kesepakatan Paris pada 4 November 2020.

Pujian Macron terhadap sosok Biden tidak berhenti disitu, ia turut menyebut kepemimpinan Biden mencerminkan sebuah kemitraan.

"Saya pikir apa yang Anda tunjukkan yaitu bahwa kepemimpinan adalah kemitraan. Kami sangat menghargainya dan saya pikir kami dapat memberikan hal-hal hebat untuk itu," ungkap Macron.

Pada pertemuan antar kedua kepala negara itu, Biden juga menyampaikan apresi terhadap Macron dan menyebut kedua negara berada pada halaman yang sama.

"Saya memiliki kesempatan untuk menghabiskan waktu dengan presiden Macron, mengenalnya dan kami memiliki beberapa hal yang harus kami bicarakan nanti. Tetapi, semuanya berjalan baik menurut saya dan kami katakan sebagai negara kami berada dihalaman yang sama," tegas Biden.

Hubungan antara Prancis dan Amerika Serikat yang sempat renggang akibat Presiden Trump menarik Amerika Serikat dari Kesepakatan Paris pada 4 November 2020.

Kemudian, kembali harmonis yang diwujudkan dengan kembali bergabungnya Amerika Serikat dalam Kesepakatan Paris pada 19 Februari 2021 beberapa pekan setelah pelantikan Biden.

Dalam pidato kenegaraannya Biden sempat mengatakan Amerika kembali dan siap bekerja sama dengan dunia internasional dan negara-negara sekutu.

Amerika Serikat di bawah kepemimpinan Biden juga memiliki komitmen dalam melawan perubahan iklim seperti yang menjadi komitmen Prancis di bawah pemerintahan Macron. 

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00