WNA India Ditolak, China Dibela, WNI Disekat

Ilustrasi

KBRN, Tangerang: Pemerintah secara tegas menolak warga negara asing (WNA) asal India, namun turis China datang ke Indonesia justru diberikan pembelaan. Akan tetapi, masyarakat sendiri disekat dan dilarang berpergian selama pandemi Covid-19.

“Sedikit ada keanehan, WNA India ditolak, dari China justru mendapatkan pembelaan, sementara masyarakat Indonesia sendiri disekat dan dilarang ke luar rumah selama pandemi Covid-19. Terlebih lagi, masyarakat dilarang mudik pada Lebaran ini,” ungkap pengamat kebijakan publik, Ibnu Jandi, kepada rri.co.id, Senin (3/5/2021).

China, sambung Jandi, adalah asal muasal virus Corona, walaupun saat ini di India tengah terjadi tsunami Covid-19 varian baru.

“Namun, apabila ingin Indonesia tidak terjadi lagi peningkatan Covid-19, pemerintah harus tegas dan tidak pilih-pilih dalam menerapkan aturan WNA masuk ke Indonesia," lugasnya. 

Diketahui, Direktorat Jenderal Perhubungan Udara, Kementerian Perhubungan memastikan bahwa penerbangan Lion Air rute Wuhan-Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Banten bukanlah penerbangan berjadwal atau reguler, melainkan penerbangan carter.

Pernyataan ini untuk menanggapi pemberitaan yang beredar di media terkait pembukaan penerbangan oleh maskapai Lion Air dengan rute Wuhan-Jakarta. 

Direktur Jenderal Perhubungan Udara, Novie Riyanto mengatakan, penerbangan carter itu telah memenuhi persyaratan terbang dan mendapatkan izin Flight Approval (FA) pada tanggal 18-19 April 2021 dari Direktorat Jenderal Perhubungan Udara untuk melayani penerbangan carter, dengan tujuan pengangkutan WNA asal China untuk kepentingan pekerjaan/perusahaan.

"Penerbangan internasional rute Wuhan-CGK yang dilayani oleh Lion Air, kami pastikan bahwa penerbangan tersebut merupakan penerbangan yang dilakukan dengan sistem carter, bukan berjadwal dan telah memenuhi persyaratan keimigrasian dan kesehatan. Penerbitan FA pun tetap memperhatikan aspek pengendalian Covid-19 di Indonesia," ujar Novie dalam keterangannya, Minggu (2/5/2021).

Penerbangan internasional dengan sistem charter pada rute Wuhan-CGK tersebut, diketahui membawa penumpang Tenaga Kerja Asing (TKA) asal China yang telah memenuhi syarat keimigrasian dan memenuhi persyaratan dokumen kesehatan, serta selanjutnya melakukan proses karantina sesuai ketentuan yang berlaku.

"Penerbangan carter ini membawa tenaga kerja asing dan semua penumpang telah memenuhi syarat keimigrasian berupa VISA/KITAP/KITAS dan mempunyai dokumen kesehatan berupa hasil test PCR dengan hasil negatif, serta selanjutnya dilakukan karantina dan telah dilakukan test PCR sebanyak 2 kali," tutur Novie.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00