Indonesia Tertarik Tingkatkan Kerja Sama dengan Jerman

KBRN, Jakarta: Indonesia siap meningkatkan kerja sama bilateral dengan Jerman di berbagai bidang. Khusus, di bidang investasi dan industri, Jerman melalui Kanselir Angela Markel, melihat potensi yang dimiliki oleh Indonesia untuk menjadi mitra penting.

Hal itu terungkap pada pertemuan yang dihelat secara daring antara Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Kanselir Markel, Selasa (13/04/2021) sore, atau sehari setelah pembukaan Pameran Hannover Messe 2021, dimana Indonesia didapuk sebagai negara mitra atau partner country.

Presiden Jokowi menyampaikan, investasi memegang peran penting dalam pemulihan ekonomi.

“Indonesia baru saja mengeluarkan Undang-undang Cipta Kerja yang akan dapat mendukung kerjasama di bidang investasi,” jelas Presiden dalam keterangan resmi yang dikutip RRI.co.id, Rabu (14/04/2021).

Dalam pertemuan itu, presiden juga menawarkan kerja sama pengembangan sumber daya manusia melalui sekolah vokasi dan peningkatan investasi industri Jerman untuk membangun basis produksi dan rantai pasok global Jerman di kawasan.

“Saya menawarkan kepada Jerman untuk mengembangkan kawasan industri khusus Jerman (German Industrial Quarter) di Kawasan Industri Terpadu Batang,” ucap Presiden.

Di bidang kesehatan, Presiden Jokowi menekankan pentingnya kedua negara membangun kerjasama kesehatan ke depan.

Presiden turut menyampaikan bahwa kasus positif di Indonesia sudah mulai membaik. Selain disebabkan oleh protokol kesehatan yang terus diterapkan, penurunan angka juga disebabkan karena kebijakan micro lockdown sampai pada tingkat desa.

“Di bulan Januari, angka positif Indonesia sempat mencapai lebih dari 14 ribu dalam satu hari. Sementara dalam dua minggu ini, angka positif berkisar 4-5 ribu per hari,” kata Presiden.

Presiden juga menjelaskan mengenai program vaksinasi yang sudah mulai dilakukan di Indonesia. Selain Sinovac, Indonesia saat ini juga memakai vaksin Astra Zeneca.

Secara khusus, Kanselir Merkel menyampaikan tahun depan Indonesia akan menjadi Ketua G-20, sementara Jerman menjadi Ketua G-7. Diharapkan dapat dilakukan sinergi prioritas kerja dengan baik antara kedua negara.

Pada pertemuan yang digelar secara daring itu kedua pemimpin negara juga membahas mengenai situasi di Myanmar serta perubahan iklim.

Jerman merupakan salah satu mitra terpenting Indonesia di Eropa dan merupakan mitra dagang terbesar Indonesia di Eropa, mitra investasi terbesar ke-4 di Eropa dan wisatawan Jerman merupakan ke-3 terbesar dari Eropa.

Indonesia telah memiliki kemitraan komprehensif sejak tahun 2012 bersama Jerman.

(Foto : Sekretariat Presiden)

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00