Dalang Fenomenal Dari Sabet Hingga Climen

dalang_kondang_01.jpg

Deskripsi Infografis

  •   Diposting oleh : Khaudy Aulia
  •   Tanggal : 01 Des 2020

Dalang Fenomenal

Dari Sabet Hingga Climen

Darling gending Ladrang Gajah Seno, Ki Seno Nugroho

Meninggalkan jagat pakellran untuk selamannya.

Wayang climen merupakan warisannya, pertunjukan

Wayang kulit yang di desain dengan sangat simple,

Minimalis dan sederhana. Berikut dalang fenomenal yang

Memiliki gaya, keunikan dan popularitas tersendiri.

Ki Nartosabdo (1925-1985)

Dalang wayang kulit legendaris dan maestro gendhing jawa.

Ki Nartosabdo merupakan pembaharu dunia pedalangan

di tahun 70-90 an yang lebih luwes dan tidak kaku

mahir dalam seni dramatisai

produktif dengan 319 gending, antara lain yang terkenal

Gambang Suling, Ibu Pertiwi, Klinci Ucul, Prau Layar, dan Rujak Jeruk

Ki Manteb Soedharsono (1948-Sekarang)

Keterampilannya dalam memainkan wayang, membuatnya dijuluki sebagai

Dalang setan.

Popular mulai era 90-an

Pelopor perpaduan seni pedalangan dengan peralatan music modem

Untuk mendukung keindahan sabet yang dimainkannya.

2004, membuat rekor dengan mendalang 24 jam 28 menit tanpa henti

Dengan lakon Baratayudha di RRI Semarang.

1995 penghargaan Satya Lencana Kebudayaan.

2010 penghargaan “Nildoei Asia Prize Award 2010”

Ki Anom Suroto (1948-Sekarang)

Dalang wayang kulit purwa yang mahir dalam olah suara.

Mulai popular era 80-an

Hingga akhir abad ke-20 ini, Anim Suroto adalah satu-satunya yang

Pernah mendalangi di lima benua.

Menciptakan sanggit lakon sendiri antara lain Semar mbagun Khayangan,

Anoman Maneges, Wahyu Tejamaya, Wahyu Kembar dll.

1995 memperoleh Satya Lencana Kebudayaan RI

Mendapat anugerah nama Lebdocarito dari Keraton Surakarta.

Ki Enthis Susmono (1966-2018)

Dalang fenomenal dari luar pusat kebudayaan Jawa juga pernah menjadi

Bupati Tegal 2014-2019

Menguasai dalang wayang golek dan kulit serta kreatif, inofatid serta

intensitas eksplorasi yang tinggi.

2007 rekor muri menampilkan 1491 kreasi jenis wayang

2005 gelar Doktor Honoris Causa dari International Universitas Missouri, USA

dan Laguna Collage of Bussiness and Arts, Filipina.

Ratusan karyanya tersimpan di museum Belanda, Jerman, dan New Mexico.

Asep Sunandar Sunarya (195-2014)

Dalang wayang Golek legendaris yang menciptakan tokoh cepot.

Popular di wilayah Sunda era 90-an

Berkat kreativitas dan inovasinya, ia berhasil meningkatkan lagi derajat wayang.

Diterima di berbagai lapisan masyarakat dan budaya

Dia pernah menjadi pengajar di Institut International De La Marionnet di

Charleville Prancis dan dari institute itu dia mendapat gelar professor.

Ki Seno Nugroho (1972-2020)

Dalang fenomenal yang digemari generasi milenial dengan menampilkan

 sosok Bagong, Gareng, Petruk, Semar dengan gaya serta guyonan yang aktual,

 lucu, tetapi juga tetap intelektial dan berani mendobrak pakem yang ada.

Namanya dikenal secara luas sebagai dalang melalui pergelaran wayang kulit

yang memadukan antara gagrak (gaya) Surakarta dan gagrak Yogyakarta.

Dengan mengusung wayang dimen pupularitas Ki Seno di kanal youtube

ditonton 103 juta penonton padahal baru dimulai 7 januari 2019, dengan 657 video

dan livestreaming dengan 457 ribu subscribers.

Di akhir hayatnya dalang jago livestreaming ini terus berkarya

walaupun terkendala pandemic covid-19

Komentar

INFOGRAFIS LAINNYA

00:00:00 / 00:00:00