Krisis Energi Eropa

krisis_energi_eropa.jpeg

Deskripsi Infografis

  •   Diposting oleh : Khaudy Aulia
  •   Tanggal : 10 Okt 2021

Krisis Energi Eropa

Eropa mulai krisis energi jelang musim dingin. Energi fosil termasuk batubara yang dianggap kotor Kembali dilirik usai mengkampanyekan energi bersih

Kebutuhan Energi

Listrik 2 GW menjadi 260 GW

Gas 5% Menjadi 810 MMSCMD

Energi Yang Dihasilkan

Gas 13 GW Menjadi 45 GW

Batubara 10 GW Menjadi 36 GW

Hidro 3 GW Menjadi 25 GW

Nuklir 1 GW Menjadi 71 GW

Harga Melonjak

Harga gas alam naik drastic di Eropa karena permintaan yang meningkat Secara global. Selain itu, terjadi pula persaingan untuk gas alam setelah musim dingin yang Panjang di Eropa dan Asia Timur.

Fokus Energi Non Fosil

Prosedur gas alam utama Eropa, Belanda, Mulai menghentikan secara bertahap ladang gas utama Groningen pada 2018

Gas Alam

Peningkatan kedua energi yang digunakan 27 negara anggota Uni Eropa setelah minyak bumi

74% gas alam aktif di penyimpanan

Temperatur musim dingin menyebabkan pasokan energi angin berkrang

Ketergantungan

Uni Eropa hamper 90% gas alamnya impor dari luar Eropa

Krisis Listrik

Krisisi iklim di China membuat Sebagian pabrik negara itu terpaksa menghentikan produksinya

Transformasi Energi Yang Gagal

Eropa banyak berinvestasi dalam penggunaan energi terbarukan, seperti angin dan matahari. Walaupun begitu Eropa dinilai masih belum bisa memberikan energi hijau yang mencukupi kebutuhan masyarakatnya.

Komentar

INFOGRAFIS LAINNYA

00:00:00 / 00:00:00