La’eeb, Hayya Hayya

Ari Dwi P
Piala Dunia 2022 di Qatar dimulai dan menjanjikan persaingan yang sengit (Foto: FIFA)

"LA'EEB, HAYYA HAYYA"

Ini bukan Casper atau ikan pari. Dia adalah La’eeb, maskot Piala Dunia 2022. La’eeb dalam Bahasa Arab memiliki arti seseorang dengan kemampuan tinggi. Ia berasal dari dunia paralel yang tidak bisa dijelaskan. Maka setiap orang bebas untuk menginterpretasikan La’eeb sebagai wujud seperti apa.

Namun dari penampakannya La’eeb mirip kafiyeh atau penutup kepala yang biasa dipakai Bangsa Arab. Jadi itu seperti perlengkapan pakaian khas orang sana. 

“La’eeb dikenal memiliki jiwa penuh semangat, menyebarkan kebahagiaan, dan selalu punya percaya diri ke manapun pergi. La’eeb datang dari dunia paralel, tempat semua maskot hidup. La’eeb adalah dunia ide dan kreativitas dari setiap karakter yang hidup dalam pikiran manusia,” begitu penjelasan dari FIFA.

Dari La’eeb yang kaya makna, sekarang beralih ke “Hayya, Hayya”. Kosakata itu terdapat dalam lirik lagu resmi Piala Dunia Qatar. Bahkan dipakai menjadi judul lagunya, bersaing dengan “Better Together”. Lagu ini dinyanyikan tiga penyanyi, yaitu Trinidad Corona, Davido, dan Aisha. 

Bagi umat muslim kata “hayya” sudah tidak asing lagi karena menjadi salah satu kalimat dalam azan. Hayya pada azan dimaknai sebagai seruan untuk menunaikan salat. Sama seperti dalam lirik lagu itu, hayya dimaknai sebagai ajakan. Tentu saja untuk menikmati keseruan Piala Dunia 2022.

Album musik Piala Dunia 2022 diluncurkan dengan semangat menyatukan dunia dalam harmoni. Koleksi lagu-lagu berasal dari berbagai musisi internasional. Termasuk banyak genre musik di dalamnya. 

Namun dari sekian banyak lagi, ada tiga yang dianggap mewakili identitas utama. Ketiga lagu itu adalah “Hayya Hayya (Better Together)”, Arhbo, dan Light the Sky yang dibawakan Rahma, Balqees, dan Nora-Manal.

Selanjutnya, "Piala Dunia Terakhir"