Lindungi Pengunjung Hotel, Protokol Kesehatan Harus Diperketat

KBRN, Palangka Raya: Lindungi para pengunjung ataupun tamu, hotel-hotel, restauran dan lokasi wisata dituntut untuk selalu menerapkan protokol kesehatan pencegahan dan pengendalian Covid-19 

Manager Aquarius Boutique Hotel Palangka Raya, Zainal, mengatakan, sebelum membuka kembali layanan hotel setelah tutup selama beberapa bulan, pihaknya mewajibkan semua karyawan untuk mengikuti rapid test.

Pihak Hotel Aquarius juga menerapkan protokol kesehatan yang cukup ketat guna menjaga kesehatan pengunjung dan karyawan hotel sendiri. Bahkan ruang kamar hotel dibersihkan setiap hari, ada maupun tidak ada pengunjung.

“Yang paling penting adalah kami ada SOP dalam hal pembersihan kamar, setiap room boy yang membersihkan harus membuka jendela kamar. Setiap hari harus dibuka, karena untuk sirkulasi. Karena sistemnya air conditioner central, ada kekhawatiran saya perputaran udara akan di situ-situ saja, makanya dalam proses making bed atau pembersihan kamar jendela harus terbuka,” tuturnya kepada  RRI, Jum’at (14/8/2020).

Zainal menjelaskan, penerapan protokol kesehatan juga diberlakukan di restauran Hotel Aquarius. Meski sajian prasmanan sudah dibuka namun semua proses dilayani petugas agar pengunjung tidak menyentuh peralatan makan bergantian.

Dihubungi  terpisah, Sekretaris Perhimpunan Hotel dan Restauran Indonesia (PHRI) Kalimantan Tengah, Muhammad Yusuf Kawaru, mengatakan hotel-hotel memang sudah menerapkan protokol kesehatan karena itu mereka berani membuka pelayanan kembali. Dikatakan, PHRI sudah memberikan panduan kepada pemilik hotel dan restauran besar untuk menerapkan protokol kesehatan.  

Menurutnya, beberapa lokasi wisata memang ada yang sudah siap menerapkan protokol kesehatan. Petugas diperlengkapi untuk memperketat protokol kesehatan bagi setiap tamu yang akan berkunjung. 

“Bukan kita tidak mau kedatangan tamu. Tapi kita harus siap untuk hal-hal demikian kalau tidak gimana kalau sampai terjadi kluster baru. Itu yang bahaya, lebih baik kita persiapan lebih ketat daripada kita membuka tapi agak longgar,” ujarnya.

Yusuf Kawaru juga menyebut lokasi wisata Air Hitam di Kereng Bangkirai harus diperketat pengawasannya sebagai antisipasi membludaknya pengunjung. Menurutnya, pengunjung akan mengikuti arahan protokol kesehatan sekalipun diperketat. (Foto: Ilustrasi/ Istimewa)

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00